Kedai Kopi Tuli: Kedai Kopi Yang Memiliki Pegawai Disabilitas Tuli

Mahasiswa Sosiologi Universitas Brawijaya
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Devie Purwanti tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyandang disabilitas merupakan manusia yang diciptakan spesial oleh Tuhan. Melalui keterbatasannya, tentu saja mereka memiliki keahlian yang luar biasa dan terkadang dapat mengalahkan manusia normal. Namun, terkadang orang menganggap para penyandang disabilitas tidak dapat melakukan aktivitas yang biasanya dilakukan oleh manusia normal. Keterbatasan yang mereka miliki terkadang mendatangkan penolakan saat mereka melamar pekerjaan.
Kedai kopi yang terletak di salah satu daerah kota Jakarta tepatnya di Kawasan duren tiga dan Tebet Raya mempekerjakan pegawai penyandang disabilitas tuli. Kedai tersebut bernama Koptul atau Kopi Tuli yang awalnya berdiri di daerah depok ini sekarang sudah memiliki berbagai cabang di kota Jakarta. Dibalik berdirinya Kopi Tuli ini ternyata didatangkan dari pemilik kedai tersebut yang menyandang disabilitas tuli. Kedai tersebut didirikan oleh 3 orang penyandang disabilitas tuli yaitu Putri, Dhika, dan Erwin. Kopi Tuli diciptakan sebagai salah satu bentuk kekecewaan mereka terhadap keterbatasan yang mereka miliki dan sudah mengalami penolakan dari berbagai perusahaan untuk bekerja di suatu perusahaan. Tentunya, semua pegawai mulai dari barista dan juga kasir merupakan penyandang disabilitas.
Berbagai tantangan tentunya dihadapi oleh para pendiri kopi tuli tersebut. Namun, dengan adanya kedai kopi yang mempekerjakan pegawai disabilitas dapat menarik perhatian masyarakat. Uniknya lagi, gelas yang mereka sajikan terdapat gambar abjad bahasa isyarat yang dapat dipelajari oleh para pelanggan. Dengan berdirinya Kopi Tuli ini, menunjukkan bahwa penyandang disabilitas juga berhak untuk melakukan berbagai hal yang dilakukan oleh manusia normal sekalipun dalam hal pekerjaan. Selain itu juga, mereka mengajarkan kita bahwa komunikasi tidak hanya terbatas pada kata-kata yang terucap dan keindahan interaksi dapat ditemukan dari berbagai bentuk ekspresi.
