Konten dari Pengguna

Setiap Gigitan adalah Mesin Waktu: Konsistensi Rasa yang Membawa Rasa Nostalgia

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Moch Devry Karta Kusuma tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rasa Nostalgia ketika masa kecil memakan Dunkin donuts. Sumber:Dokumentasi Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Rasa Nostalgia ketika masa kecil memakan Dunkin donuts. Sumber:Dokumentasi Pribadi

Ketika saya Mengingat Masa dimana saya selalu merasakan kebahagian ketika saya memakan satu donat dari Dunkin donuts. Rasa Donat dari dulu sampai sekarang masih selalu konsisten. donat favorite saya itu "glaze donuts" Baluran Gula manis yang meleleh donat ini membuat saya nyaman karena menurut saya donat ini makanan Comfort food saya sejak kecil.

Melihat kembali lembaran foto lama sering kali seperti membuka mesin waktu yang melegakan. Di hadapan sebuah piring yang telah bersih, menyisakan sendok dan garpu yang bersandar pasrah, dan saya duduk di Dunkin' Donuts. Tangan kanannya terangkat dengan bangga, memamerkan kepingan kecil kebahagiaan yang siap disantap.

Bagi saya yang tumbuh di era itu, pergi ke Dunkin' Donuts bukanlah sekadar urusan mengisi perut atau sekadar jajan. Itu adalah sebuah hadiah, sebuah perayaan atas minggu sekolah yang berhasil dilewati dengan baik, dan janji manis orang tua saya setelah seharian menemani ibu saya berjalan-jalan. Konsistensi adalah kunci dari memori ini. mungkin saya akan lupa apa tugas sekolah pada minggu itu, atau mainan apa yang sedang populer, tetapi saya tidak pernah lupa rasa dari Glaze donuts nya Dunkin donuts, kelembutan rasa manis dari varian klasik yang selalu kita tunjuk di balik kaca etalase.

​Di balik rutinitas memesan menu yang itu-itu saja, ada keinginan bawah sadar untuk merawat anak kecil yang ada di dalam diri kita (inner child). Tradisi kecil ini adalah pengingat berharga bahwa di dalam diri orang dewasa yang hari ini memikul banyak tanggung jawab, pernah ada seorang anak kecil yang begitu mudah bahagia, hanya dengan sekotak donat manis di sudut kedai favoritnya.