Mengenal UMKM Egg Roll Waluh: Upaya KKN UNS Tingkatkan Ekonomi Lokal Kel. Ngroto

Mahasiswa S1-Farmasi Universitas Sebelas Maret Surakarta
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Dewi Fathimatuzzahro tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Blora - Kelurahan Ngroto merupakan salah satu kelurahan yang terletak di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, dengan letak geografisnya yang mencakup wilayah seluas 137,200 hektar dan berbatasan dengan beberapa desa di sekitar Kecamatan Sambong dan Kabupaten Bojonegoro. Potensi unggulan Kelurahan Ngroto adalah UMKM Egg Roll Waluh. Keberadaan Egg Roll Waluh tidak lepas dari inovasi Kelompok Wanita Tani (KWT) Kelurahan Ngroto, yang diketuai oleh Ibu Sukilah sekitar satu dekade lalu. Egg Roll Waluh bahkan mendapatkan Piagam Penghargaan dari Menteri Pertanian Republik Indonesia tahun 2010.

Produk Egg Roll Waluh menjadi daya tarik utama kelurahan Ngroto. Egg Roll Waluh merupakan produk inovatif yang mengkombinasikan cita rasa tradisional waluh dengan bentuk modern Egg Roll, menjadikannya lebih menarik dan bernilai jual tinggi. Bahan baku utamanya adalah waluh yang dicampur dengan adonan telur dan bahan lainnya. Egg Roll Waluh dapat menarik minat konsumen dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Produk ini juga memiliki potensi untuk dipasarkan di pasar modern dan tradisional.
Egg Roll Waluh pertama kali diperkenalkan pada tahun 2009 oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kelurahan Ngroto. Ide ini berawal dari kegiatan ibu-ibu PKK Kelurahan Ngroto yang sering kali memenangkan lomba masak, namun belum memiliki produk khas yang dapat dipasarkan secara luas. Saat itu, Bu Slamet Wiriyanto, istri Camat Ngroto, menyadari bahwa di sekitar rumahnya di Sumber Menden terdapat banyak waluh (labu kuning) yang sering kali tidak dimanfaatkan sepenuhnya dan hanya digunakan sebagai pakan sapi.
Terinspirasi dari hal tersebut, Bu Camat kemudian menantang ibu-ibu PKK untuk mencoba mengolah waluh yang melimpah itu menjadi produk makanan yang dapat dijual. Setelah melewati masa percobaan lebih dari satu bulan dan berulang kali mencoba berbagai resep, akhirnya ibu-ibu PKK berhasil menemukan resep Egg Roll Waluh yang tepat dengan menggunakan enam butir telur sebagai salah satu bahan utamanya.
Selain Egg Roll Waluh, waluh juga telah dikembangkan menjadi berbagai produk olahan lainnya seperti Kecimpring Waluh, Chiffon Waluh, Kue Brownies kering Waluh, Stik Waluh, dan lain-lain. Produk-produk makanan ringan ini sangat cocok dijadikan oleh-oleh khas dengan berbagai merek yang sudah dikenal di Kelurahan Ngroto, antara lain Ngudi Roso, Donna, dan Kurnia. Bahkan Egg Roll waluh dari Ngroto telah berhasil menembus pasar ritel besar, menunjukkan tingginya minat dan permintaan konsumen terhadap produk olahan waluh ini.
Potensi UMKM di Ngroto ini menjadi titik fokus dari serangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) yang didampingi oleh Bapak Dr. Ir. Yudi Rinanto, M.P. selaku Dosen Pendamping Lapangan (DPL) unit 12. Banyaknya rumah produksi Egg Roll di Kelurahan Ngroto menjadi tantangan para mahasiswa untuk mengoptimalkan pemasaran Produk UMKM berbasis waluh melalui berbagai program inovatif.
Program Digitalisasi Marketing menjadi salah satu program utama mahasiswa KKN dalam menunjang tujuan optimalisasi pemasaran produk UMKM yang ada di Kelurahan Ngroto khususnya Egg Roll Waluh. Program ini mencakup kegiatan sosialisasi terkait pentingnya digital marketing dan digital branding serta pelatihan praktis pembukuan keuangan UMKM secara sistematis.
Upaya optimalisasi pemasaran produk UMKM tidak hanya dilakukan dengan metode sosialisasi, namun juga dilakukan pembuatan video profil Sejarah UMKM Egg Roll waluh di Kelurahan Ngroto, yang bertujuan untuk menegaskan asal usul inovasi Egg Roll Waluh hingga sebagai digital branding bagi UMKM yang ada. Langkah ini dilakukan dengan harapan dapat menjadikan Kelurahan Ngroto lebih dikenal di dunia digital serta menarik wisatawan yang berkunjung dari berbagai penjuru untuk membeli produk-produk asli kelurahan Ngroto. Sehingga, dengan program ini dapat membantu dalam peningkatan ekonomi masyarakat di Kelurahan Ngroto.
Beberapa program lain yang digagas oleh mahasiswa KKN berupa program peningkatan kelola lingkungan di Ngroto. Kegiatan yang dilakukan berupa Program Reaktivasi Bank Sampah Unit di Kelurahan Ngroto dan inovasi pemanfaatan sampah plastik sebagai komposit pembuatan paving block. Keberhasilan program yang telah dilakukan oleh mahasiswa KKN UNS dalam mengoptimalkan pemasaran produk UMKM dan pengelolaan lingkungan mampu menjadi langkah awal dalam menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan bagi Kelurahan Ngroto.
