Pencarian populer

Alasan Luhut Jual 90% Saham Toba Sejahtra

Menko Bid. Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, melepas 90% kepemilikan sahamnya di perusahaan yang didirikannya di tahun 2004, PT Toba Sejahtra (Perseroan). Kini, kepemilikan Luhut di perusahaan tersebut hanya tinggal 9,9% per Oktober 2017.

Informasi saja, PT Toba Sejahtra (Perseroan) merupakan grup perusahaan yang bergerak di bidang energi, baik kelistrikan, pertambangan, dan migas, serta perkebunan & hutan tanaman industri, properti, dan industri.

Direktur Utama PT Toba Sejahtra (Perseroan), Justarina Naiborhu mengatakan, seluruh dana yang diperoleh dari hasil penjualan saham tersebut digunakan untuk ekspansi bisnis perusahaan.

"Sebelumnya Pak Luhut mempunyai 99,9% saham Grup PT Toba Sejahtra. Sekarang cuma tinggal 9,9%. Dana yang diperoleh dipakai untuk ekspansi bisnis," katanya di The Energy Building, Kawasan SCBD, Jakarta, Senin (9/10).

Dia menambahkan, meski mayoritas saham milik jenderal bintang empat Kopassus Angkatan Darat tersebut telah dijual, namun visi perusahaan tak berubah. Hanya saja, PT Toba Sejahtra kini lebih memanfaatkan batu bara untuk dijadikan power plant atau pembangkit listrik.

"Dana yang diperoleh kemarin digunakan untuk ekspansi kapasitas pembangkit listrik yang kami punya, dan juga memperluas gedung perkantoran yang kami punya. Saya lupa berapa angka dari pelepasan saham itu, yang jelas semua terlepas di tahun ini," jelasnya.

Justarina pun menjelaskan, PT Toba Sejahtra (Perseroan) memiliki beberapa anak perusahaan. Di bidang pertambangan batu bara termal, anak perusahaannya yaitu PT Toba Bara Sejahtra (TBS) Tbk (TOBA), dan PT Kutai Energi.

TBS sendiri adalah sebuah grup perusahaan publik yang memiliki anak perusahaan di bidang pertambangan, yakni PT Adimitra Baratama Nusantara, PT Indomining, dan PT Trisensa Mineral Utama.

"Selain itu, TBS juga punya anak perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan. Ada PT Perkebunan Kaltim Utama I, dan di bidang kelistrikan PT Gorontalo Listrik Perdana, dan PT Minahasa Cahaya Lestari," ucap Justarina.

Sementara di bidang kelistrikan, lanjutnya, PT Toba Sejahtra (Perseroan) memiliki anak usaha PT Kartanegara Energi Perkasa, sedang di bidang eksplorasi minyak dan gas, perusahaan tersebut memiliki anak usaha PT Energi Mineral Langgeng.

"Masih ada beberapa perusahaan lain di bidang perkebunan dan hutan tanaman industri, properti, dan industri yang di bawah PT Toba Sejahtra," imbuhnya.

Reporter: Muchammad Resya Firmansyah

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.31