IHSG Langsung Melambung di Awal Perdagangan, Sentuh 5.800

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Ilustrasi pergerakan saham (Foto: Muhammad Faisal/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pergerakan saham (Foto: Muhammad Faisal/kumparan)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung melambung di awal perdagangan. IHSG menyentuh level terbarunya pagi ini di 5.800.

Mengawali perdagangan Senin (22/5), IHSG dibuka melesat 75,617 poin (1,28 persen) ke 5.851,297.

Seluruh indeks menguat dipimpin sektor keuangan yang naik hingga 2,05 persen disusul sektor infrastruktur yang naik 1,61 persen.

Sementara di pasar valuta asing, dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap rupiah. Pagi ini rupiah menguat tajam. Mengutip data perdagangan Reuters, dolar AS dibuka di Rp 13.330.

Mata uang Paman Sam tersebut langsung merosot ke level terendahnya di Rp 13.290.

Berikut kondisi bursa saham Asia pagi ini:

- Indeks Nikkei 225 di Jepang naik 56,26 poin (0,29 persen) ke 19.647,02

- Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 186,22 poin (0,74 persen) ke 25.361,09

- Indeks SSE Compoiste di China naik 5,14 poin (0,17 persen) ke 3.095,76

- Indeks Straits Times di Singapura turun 1,90 poin (0,06 persen) ke 3.215,02

Baca Juga: RI Dapat Peringkat Layak Investasi dari S&P, IHSG Melesat 3 Persen

Sejumlah pengunjung memotret pencatatan saham. (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah pengunjung memotret pencatatan saham. (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

Binaartha Sekuritas dalam risetnya menyebutkan, berita dari S&P yang menaikkan peringkat ekonomi Indonesia ke level investment grade langsung membuat laju IHSG meroket.

Laju IHSG yang hingga pertengahan sesi masih bergerak di 5.630-5.650, langsung terbang ke 5.820an atau lebih tepatnya menyentuh level tertingginya di 5.825,21.

Adapun pelaku pasar banyak mentransaksikan saham-saham perbankan yang memiliki kapitalisasi pasar besar dan juga beberapa saham big caps lainnya sehingga dapat menerbangkan IHSG. Bahkan laju IHSG ini dapat melampaui kondisi pelemahan yang sedang melanda sejumlah indeks saham Asia seiring masih adanya imbas kekhawatiran akan politik di AS.

Asing mencatatkan nett sell Rp 101,14 miliar dari sebelumnya nett buy Rp 393,14 miliar.

IHSG Hari Ini

Pekan kemarin, IHSG ditutup melonjak 2,59 persen di level 5.791.884. IHSG diprediksikan akan menguat lagi.

Berita S&P berhasil membuat laju IHGS mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Bahkan berhasil melampaui perkiraan resisten kami sebelumnya.

Untuk selanjutnya yang perlu diperhatikan ialah langkah dari para pelaku pasar pasca pengumuman tersebut. Jika mulai ada sikap aksi ambil untung dengan memanfaatkan rilis S&P tersebut dan laju IHSG tidak mampu terjaga di daerah resisten maka perlu diwaspadai akan adanya pembalikan arah IHSG untuk turun.

Pelaku pasar diharapkan dapat lebih selektif. Oleh karena itu, tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat mengubah arah laju IHSG.

Menu Saham Hari Ini:

DSFI (125) “Akumulasi Beli” pada level 121 - 125, dengan TP di level 131, 140 dan 166. Support: 114.

AKRA (6375) “Akumulasi Beli” pada level 6200 – 6375, dengan TP di level 6500 dan 6975. Support: 6050.

CPIN (2990) “Buy on Weakness” pada level 2960 - 2980, dengan TP di level 3120, 3200, 3280, 3400 dan 3550. Support: 2850.

BBRI (14500) “Sell on Strength” pada level 14600– 14800, dengan TP di level 14000. Resistance: 15000.

SCMA (2860) “Akumulasi Beli” pada level 2830 - 2860, dengan TP di level 2950 dan 3100. Support: 2790 & 2730.

SSIA (670) “Akumulasi Beli” pada level 660 – 670, dengan TP di level 715 dan 790. Support: 615.