News21 Agustus 2017 11:09

Mari Investasi Saham Lewat Bermain Kartu

Konten Redaksi kumparan
Mari Investasi Saham Lewat Bermain Kartu (230352)
Kompetisi games investasi pasar modal stocklab (Foto: Edy Sofyan/kumparan)
Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hari ini menggelar kompetisi game investasi pasar modal "Stocklab" tingkat Jabodetabek. Kompetisi ini merupakan rangkaian kompetisi nasional di mana grand final akan diadakan besok (22/8).
ADVERTISEMENT
Adapun Stocklab adalah permainan terkait pasar modal menggunakan media kartu. Dalam permainan ini, ada aspek-aspek pasar modal seperti kartu saham, kartu emiten, sampai sentimen-sentimen yang bisa mempengaruhi pasar modal seperti rumor pergerakan saham dan trading fee.
Cara bermain Stocklab adalah dengan menggunakan kartu. Setiap peserta di awal permainan mendapatkan poin-poin, untuk digunakan membeli kartu saham dengan bermacam-macam sektor. Selain itu, ada kartu ekonomi dan corporate action yang bisa dipilih setelah dikocok. Untuk memenangkan permainan, peserta harus bisa menggunakan kartu-kartu dengan strategi sehingga poinnya lebih tinggi.
Direktur Pengembangan BEI, Nicky Hogan mengatakan, memang yang mengikuti kompetisi ini kebanyakan anak muda atau mahasiswa. Tujuan kompetisi ini adalah membangun awareness atau kesadaran soal pentingnya investasi di pasar modal.
ADVERTISEMENT
"Jadi mereka tahu lebih detail karena game nya sudah mencakup tidak lagi mengenai pemahaman tentang investasi tapi juga tentang corporate action, seperti rights issue, pembagian dividen, dan stock split," ujar Nicky di Gedung BEI, Jakarta, Senin (21/8).
Mari Investasi Saham Lewat Bermain Kartu (230353)
Kompetisi games investasi pasar modal stocklab (Foto: Edy Sofyan/kumparan)
Menurut Nicky, hadiah dari kompetisi ini adalah tabungan saham mulai dari 500 ribu sampai 10 juta untuk juara pertama. Ada 26 daerah yang mengikuti kompetisi, dan masing-masing akan diambil dua terbaik untuk grand final tingkat nasional. Sehingga ada 56 kelompok yang masing-masing terdiri dari 4-5 peserta di grand final.
Ia menambahkan, investor usia muda sangat penting untuk meningkatkan penetrasi soal pasar modal di daerah.
"Sekitar 30 persen investor adalah usia muda," jelasnya.
ADVERTISEMENT
Tahun ini, lanjut Nicky, BEI menargetkan tambahan investor 100 ribu, atau naik 20 persen dibandingkan jumlah investor tahun 2016 sebanyak 101.887.
"Tambahan 100 ribu ini di saham saja, karena domain BEI kan di saham. Tapi kalau saham dan reksa dana kan sudah mencapai 1 juta lebih SID (single investor identification)," tuturnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white