Pemudik Kapal Ferry Tahun Ini Diprediksi 4,95 Juta Penumpang

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapal angkut penumpang  (Foto: Wikimedia Commons)
zoom-in-whitePerbesar
Kapal angkut penumpang (Foto: Wikimedia Commons)

PT ASDP lndonesia Ferry (Persero) memperkirakan akan terjadi kenaikan pemudik yang menyebrang menggunakan kapal laut.

Direktur Utama PT ASDP lndonesia Ferry (Persero) Faik Fahmi mengatakan, jumlah penumpang yang menyebrang selama musim mudik Lebaran tahun 2017 diperkirakan mencapai 4,95 juta orang yang tersebar di tujuh lintasan penyeberangan utama yang dipantau secara nasional.

"Adapun jumlah penumpang tahun ini diperkirakan mengalami kenaikan sebanyak 4 persen dibandingkan realisasi tahun 2016 yang mencapai 4,78 juta orang penumpang," ungkap Faik Fahmi, di sela acara jumpa pers Kesiapan Angkutan Lebaran 2017 dan buka puasa bersama media massa, di Hotel Kosenda, Jakarta Pusat, Selasa (13/6).

[Baca Juga: Jadwal Keberangkatan dan Kedatangan Kereta Tambahan Lebaran 2017]

Faik menambahkan, terdapat tujuh lintasan utama penyeberangan yang terpantau secara nasional yakni Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Padangbai-Lembar, Kayangan-Pototano, Panajam-Kariangau, Bajoe-Kolaka, dan Tanjung Kelian-Tanjung Api-api.

Dari ketujuh lintasan tersebut, selama periode mudik Lebaran ini akan dioperasikan total 191 unit kapal roro, dan 42 unit dermaga, hal itu diklaim dapat memenuhi kebutuhan para pemudik mulai pengguna sepeda motor hingga bus antarkota.

"Untuk roda dua diperkirakan naik 6,5 persen menjadi 443.666 unit sepeda motor dari realisasi 2016 sebanyak 416.954 unit, dan untuk roda 4 atau lebih (termasuk truk) mencapai 660.407 unit atau naik 6,3 persen dibandingkan realisasi tahun 2016 sebanyak 628.002 unit," jelasnya.

[Baca Juga: Citilink Siapkan 65.160 Kursi Tambahan untuk Angkutan Mudik Lebaran]

Menghadapi arus mudik Lebaran tahun ini, Faik Fahmi mengimbau kepada seluruh pemudik yang menggunakan penyeberangan agar mempersiapkan jadwal keberangkatan maupun kepulangan selama periode angkutan Lebaran 2017.

Sebab arus puncak mudik menggunakan kapal penyebrangan diprediksi jatuh pada H-3 atau pada Kamis (22/6) atau H-3 dan Jumat (23/6) atau H-2.

Hal tersebut dengan melihat perayaan ldul Fitri yang jatuh pada Minggu (25/6) dan Senin (26/6) dan libur cuti bersama yang jatuh pada 27-30 Juni 2017.

"Kami mengimbau pemudik dapat mengatur perjalanan sebaik-baiknya, diharapkan dapat menyeberang sebelum waktu arus puncak. Dengan demikian, pemudik dapat menghindari potensi kemacetan dikarenakan kepadatan saat arus puncak,” jelasnya.