Nobel Fisika 2022: Memahami Dunia yang Tak-terpahami

Mahasiswa S2 Fisika Universitas Gadjah Mada. Tertarik pada sains, pendidikan, dan media sosial.
Konten dari Pengguna
25 November 2022 12:33
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Diah Ayu Suci Kinasih tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi oleh Quanta Magazine
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi oleh Quanta Magazine
ADVERTISEMENT
Tanggal 4 Oktober 2022 lalu, Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia di Stockholm memberikan hadiah nobel dalam bidang fisika kepada tiga orang fisikawan:
ADVERTISEMENT
  • Alain Aspect
  • John F. Clauser
  • Anton Zeilinger
Mereka berfokus meneliti tentang quantum entanglement yang merupakan fenomena fisis yang terjadi pada orde sub-partikel, dengan judul penelitian "experiments with entangled photons, establishing the violation of Bell inequalities and pioneering quantum information science"
Lewat penelitian tersebut, mereka berhasil membuktikan keanehan dalam dunia kuantum yang jauh berbeda dari sebuah realitas.

Apa itu quantum entanglement?

Ilustrasi oleh Caltech Science Exchange
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi oleh Caltech Science Exchange
Singkat cerita, quantum entanglement merupakan fenomena fisik saat subpartikel saling mempengaruhi walaupun partikel ini ditempatkan posisi yang sangat jauh.
Einstein mengenalkan istilah lain “spooky action at a distance”.
Adanya fenomena ini mengakibatkan saat dilakukan pengukuran sifat fisika (posisi, momentum, spin) pada salah satu partikel, secara langsung akan memberikan efek terhadap probablitas pengukuran pada partikel yang lain.
ADVERTISEMENT

Perjalanan penelitian quantum entanglement

Dalam mengamati adanya fenomena ini, ilmuwan biasanya melakukan eksperimen dengan mengamati partikel proton, elektron, neutrino, atau partikel-partikel sub-atomik lainnya.
Hal ini juga yang dilakukan oleh para pemenang ini.
Seperti penemuan riset dasar dalam fisika atau ilmu lainnya, sebelum sampai ke tahap ini, penelitian terkait quantum entanglement ini harus melalui perjalanan panjang.
Dari zaman Einstein sampai berpuluh-puluh hingga zaman kini.
Timeline penelitian quantum entanglement dari penemuan Einsten hingga pengahargaan nobel fisika 2022 (ilustrasi oleh Quanta Magazine)
zoom-in-whitePerbesar
Timeline penelitian quantum entanglement dari penemuan Einsten hingga pengahargaan nobel fisika 2022 (ilustrasi oleh Quanta Magazine)
....dan tentu saja penelitian dalam fenomena ini tidak akan berhenti sampai di sini saja. Ilmuwan masih terus mencoba untuk memahami fenomena-fenomena lain di dalamnya.

Membuka Peluang Baru

Melalui penemuan para nobelis fisika ini seakan membawa babak baru dalam dunia mekanika kuantum.
Bisa jadi pemanfaatan dari penemuan ini membawa sesuatu yang belum pernah kita bayangkan sebelumnya.
ADVERTISEMENT

Referensi:

Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·