Konten dari Pengguna

Menyusuri Pasar Ikan Jatinegara di Malam Hari: Aneka Ikan Hias dan Jejak Sejarah

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dian Permana Putra tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Suasana Pasar Ikan Jatinegara (Sumber: Dian Permana Putra)
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Pasar Ikan Jatinegara (Sumber: Dian Permana Putra)
Suasana Malam Hari di Pasar Ikan Jatinegara (Foto: Dian Permana Putra)
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Malam Hari di Pasar Ikan Jatinegara (Foto: Dian Permana Putra)

JAKARTA – Saat sebagian besar warga kota beristirahat, kawasan Pasar Ikan Jatinegara, Jakarta Timur, justru semakin hidup. Pantauan di lokasi pada malam hari, [Jum'at/22], menunjukkan ratusan pengunjung memadati area pasar di bawah tenda besar. Mereka memilih, menawar, dan membawa pulang ikan hias dari berbagai jenis.

Suasana di Lokasi

Begitu memasuki area pasar, mata langsung tertuju pada deretan rak dengan lampu LED yang menyala terang. Di satu sisi terpasang rak besi berisi kotak-kotak akrilik kecil, masing-masing berisi satu ikan cupang dengan warna merah, biru, dan putih yang mencolok. Di sisi lain, kantong-kantong plastik berisi air dan ikan digantung berderet di rak, sebagian diberi label nama jenis ikan.

Di bagian bawah, kantong-kantong lain ditata di atas alas di lantai paving. Sejumlah pengunjung tampak berjongkok untuk melihat ikan dari dekat, sementara yang lain berdiri sambil mengobrol dengan penjual. Lampu dari ratusan lapak tampak menyala hingga ke ujung area, membuat suasana pasar ramai meski langit sudah gelap.

Ragam Ikan yang Dijual

Pasar ini dikenal menjual beragam ikan hias. Merujuk pemberitaan sebelumnya, jenis yang dijajakan antara lain oscar, rasbora galaxy, amandae, glofish, serta ikan predator seperti toman, snakefish, dan arwana. Ada pula mas koki jenis lionhead, blackmoor, ryukin, dan panda yang didatangkan dari kolam di Tulungagung, Jawa Timur.

Selain ikan air tawar, pasar ini juga menawarkan ikan air laut. Pengunjung pun bisa menemukan perlengkapan untuk merawat ikan hias. Di lokasi, tampak pula akuarium kecil dan wadah-wadah plastik yang digunakan pedagang untuk menata dagangan.

Jejak Sejarah

Pasar Ikan Jatinegara punya perjalanan panjang. Sebelum menempati lokasi sekarang, para pedagang sempat berjualan tidak resmi di trotoar sepanjang Jalan Jatinegara Timur. Mereka kemudian direlokasi ke Lapangan Jenderal Urip Sumoharjo yang tidak jauh dari lokasi lama. Lokasinya berada di kawasan Bali Mester, Jatinegara, Jakarta Timur.

Pasar ini juga dikenal dengan sebutan Pasar Ikan Subuh. Julukan itu muncul karena suasananya semakin ramai saat larut malam. Pada masa lalu, pedagang kaki lima berjualan pada pukul 23.00 hingga 05.00 WIB, sementara pedagang dengan lapak permanen di sisi lapangan tetap buka.

Kawasan Jatinegara sendiri sudah lama menjadi pusat perdagangan. Sebuah kajian menyebut kawasan ini kental dengan sejarah dan perdagangan sebagai urat nadi ekonomi masyarakat sejak era kolonial.

Daya Tarik bagi Pehobi

Bagi pehobi akuarium maupun aquascape, pasar ini menjadi tempat berburu ikan sekaligus bertukar informasi. Pengunjung datang tidak hanya dari Jakarta, tetapi juga dari kota-kota sekitarnya. Harga yang bisa ditawar dan beragamnya pilihan menjadi alasan utama orang kembali ke pasar ini.

Pantauan di lokasi memperlihatkan pengunjung dari berbagai usia, mulai dari remaja hingga orang dewasa, yang bergantian melihat-lihat ikan sambil berbincang dengan pedagang.