Konten dari Pengguna

Ternyata Flash Sale Paling Ampuh Meningkatkan Penjualan di E-commerce

Dianta Hasri N Barus

Dianta Hasri N Barus

Dosen dan Praktisi Pemasaran di Universitas Katolik Parahyangan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dianta Hasri N Barus tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumber: www.pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Sumber: www.pexels.com

Perkembangan digitalisasi dalam dunia bisnis saat ini semakin tinggi, semakin banyak usaha kecil, menengah hingga besar masuk ke media digital untuk berinteraksi dan menjual produk mereka. Salah satunya adalah menggunakan media e-commerce.

Penetrasi pertumbuhan pelapak di e-commerce Indonesia semacam, Tokopedia, Shopee, Blibli dan lain-lain sangat tinggi, secara khusus dalam kurun waktu dua tahun terakhir semenjak pandemi Covid-19 melanda. Alhasil perilaku membeli konsumen di Indonesia juga mengalami perubahan.

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Dianta Barus dari Program Vokasi Universitas Katolik Parahyangan pada Agustus 2022 lalu terdapat beberapa temuan yang menarik dan akan berguna bagi Anda khususnya pelaku usaha online. Penelitian ini dilakukan dengan tingkat error 5% dan jumlah responden 442 orang yang merupakan generasi Post Millenial (36,6%), Millenial (55,5%) dan X ke atas (7,9%). Tersebar di Jawa Barat dan Jabodetabek.

Berikut adalah beberapa kesimpulan yang dapat diimplementasikan dalam strategi bisnis online Anda:

Flash Sale Adalah Teknik Penjualan Paling Ampuh

Berdasarkan data yang didapat, ditemukan bahwa program flash sale (potongan harga berbatas waktu) di e-commerce merupakan peringkat pertama alat promosi yang paling efektif membuat konsumen meningkatkan keinginan beli mereka (koefisien 0,195). Terdapat 74,3% responden setuju bahwa Flash Sale akan meningkatkan keinginan membeli mereka

Status Official Store Penting Bagi Konsumen

Sebanyak 90,1% responden setuju bahwa status official store pada sebuah lapak online akan meningkatkan kepercayaan dan keinginan beli mereka. Official Store merupakan peringkat kedua alat promosi di e-commerce yang paling efektif, dengan koefisien 0,144

Free Ongkir Mutlak Adanya

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa konsumen di Indonesia akan cenderung membeli dari sebuah lapak yang menyediakan opsi free ongkir. Sebanyak 91,9% responden setuju bahwa dengan adanya opsi free ongkir akan meningkatkan keinginan membeli mereka. Free Ongkir menjadi alat promosi paling efektif ketiga dengan koefisien 0,118.

Informasi Produk Harus Lengkap dan Jelas

Sebanyak 94,5% responden mengatakan bahwa mereka akan cenderung membeli produk di sebuah lapak online yang menyediakan informasi lengkap dan jelas. Jadi bila Anda masih asal-asalan menulis informasi produk, justru akan kalah bersaing dengan lapak online lain. Informasi produk yang lengkap dan jelas merupakan peringkat keempat alat promosi yang paling efektif dengan koefisien 0,087.

Diskon Sudah Tidak Terlalu Efektif

Teknik promosi memberikan harga diskon pada saat ini sudah mengalami penurunan efektifitasnya. Konsumen mulai melihat bahwa harga diskon (harga coret) adalah harga normal yang ditemukan hampir di semua pelapak sehingga tidak meningkatkan keinginan beli mereka setinggi flash sale. Namun memilih beberapa produk yang diberikan harga diskon juga tetap layak dijalankan. Harga diskon memiliki koefisien paling rendah dibanding kelima teknik (marketing tools) yang diteliti dengan nilai 0,019.

Jadi berdasarkan temuan diatas silahkan Anda pedagang online mulai menyesuaikan strategi secara berkala, namun bisa saja kedepannya konsumen mengalami pergeseran perilaku membeli.