Manfaat Play-Doh sebagai Teman Bermain dan Belajar Anak

Mahasiswa PG-PAUD di Universitas Negeri Surabaya
Tulisan dari Dienda Nur Fitria Ashari tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mainan merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan jika kita membahas mengenai anak. Pada zaman yang modern ini, banyak sekali jenis mainan yang berkembang. Salah satu permainan yang berkembang pada zaman sekarang yaitu Play-Doh.
Play-Doh merupakan bentuk modern dari tanah liat yang dapat dibentuk sesuai dengan keinginan pemainnya. Play-Doh juga biasa dikenal juga sebagai plastisin yang memiliki tekstur lembut dan halus sehingga membuat plastisin atau Play-Doh dapat dengan mudah dibentuk oleh tangan.
Dengan teksturnya yang lembut dan mudah dibentuk oleh tangan membuat Play-Doh dapat dijadikan sebagai teman bermain dan belajar pada anak. Mengapa demikian? Karena anak memiliki tangan yang kecil sehingga dalam membentuk Play-Doh yang memiliki tekstur yang lembut dapat lebih memudahkan anak dalam memainkan Play-Doh tersebut. Dari yang semula berbentuk kotak dapat menjadi sebuah kendaraan hingga buah-buahan.
Banyak sekali keseruan bermain Play-Doh seperti memotong, menggulung, menekan, mencetak, dan lain sebagainya. Adapun manfaat Play-Doh sebagai teman bermain dan belajar anak, berikut beberapa manfaatnya :
Pengenalan Warna pada Anak
Play-Doh tentunya memiliki warna yang beraneka ragam. Dengan keanekaragaman warna yang ada membuat Play-Doh dapat dijadikan sebagai sarana pengenalan warna pada anak. Selain mengenal warna anak juga dapat mengetahui dan membuat campuran warna yang terjadi apabila Play-Doh dengan warna berbeda dicampurkan menjadi satu.
Meningkatkan Kreativitas dan Imajinasi pada anak
Dalam bermain Play-Doh tentunya anak akan bereksperimen untuk membentuk sesuatu. Dalam membentuk sesuatu tentunya anak menggunakan imajinasinya dalam memikirkan bentuk yang akan dibuatnya. Ketika anak menuangkan imajinasinya disitulah kreativitas digunakan untuk membentuk Play-Doh menjadi sesuatu yang diinginkan. Seperti pada saat anak ingin membuat kendaraan. Anak akan mencari cetakan Play-Doh yang memiliki gambar kendaraan kemudian mencetak Play-Doh tersebut dengan cara menekannya.
Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Anak
Selain meningkatkan kreativitas dan imajinasi pada anak, bermain Play-Doh juga dapat dijadikan sebagai sarana meningkatkan kemampuan berbahasa anak. Salah satunya dengan pengenalan kata kepada anak seperti kata memotong, halus, menggulung, dan menekan. Selain mengenalkan kata, bermain Play-Doh juga dapat dijadikan sebagai sarana bermain peran dan bercerita yang nantinya dapat meningkatkan kemampuan anak dalam berbahasa yang baik.
Meningkatkan Koordinasi Tangan dan Mata
Dalam bermain Play-Doh koordinasi antara tangan dan mata sangat diperlukan. Seperti pada saat anak memotong Play-Doh tentunya dibutuhkan koordinasi antara mata dan tangan agar Play-Doh dapat terpotong dengan sempurna dan tidak mengenai tangan mereka.
Dari uraian di atas dapat diketahui bahwa Play-Doh tidak hanya memberikan kesenangan saat bermain tetapi juga memberikan berbagai macam manfaat yang dapat mendukung tumbuh dan kembang pada anak melalui kegiatan bermain dan belajar. Pembelajaran untuk anak tentunya dapat diberikan oleh siapa saja dan dimana saja. Tidak hanya dari tenaga pendidik, sebuah pembelajaran juga dapat diberikan oleh orangtua salah satunya dengan bermain Play-Doh. Dalam memberikan Play-Doh pada anak sebaiknya diberikan berdasarkan umur yang tertera pada kemasan Play-Doh untuk menhindari risiko tertelan dan alergi yang akan terjadi pada anak. Dalam bermain Play-Doh juga hendaknya dalam pengawasan orangtua agar anak tetap aman dan segala sesuatu yang tidak diinginkan tidak akan terjadi. Itulah beberapa manfaat hingga pengenalan singkat mengenai Play-Doh. Semoga dapat memberikan manfaat dan informasi bagi pembaca.
Ditulis oleh Dienda Nur Fitria Ashari mahasiswa PG-PAUD dari Universitas Negeri Surabaya.
Bermain, Belajar, Manfaat, Play Dough, Anak
