Menarik! Mahasiswa MBKM Luncurkan Lima Booklet Tentang DP3A Kabupaten Malang

Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Dimas Agung Ramadan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Malang, 27 Oktober 2025 - Lima mahasiswa peserta program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (FISIP UB) yang melaksanakan Magang Berdampak di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Malang berhasil meluncurkan lima karya berbentuk booklet informatif dan edukatif. Kelima mahasiswa tersebut bernama Keysha Nafiisa Wibowo, Novareiza Armando Siswandika, Lia Amanda Febrianti, Dimas Agung Ramadan, dan Ruruh Kristiani.
Kelimanya menghadirkan media publikasi yang dikemas secara menarik, komunikatif, dan mudah dipahami oleh masyarakat. Setiap booklet mengangkat tema yang berbeda, namun memiliki tujuan yang sama: memperkuat literasi publik dan memperluas pemahaman masyarakat tentang peran DP3A dalam pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta penguatan ketahanan keluarga. Berikut penjelasan masing-masing booklet dari kelimanya:
1. “Selayang Pandang Profil dan Layanan DP3A Kabupaten Malang” – Karya Keysha
Booklet ini hadir sebagai media informasi publik yang edukatif dengan tampilan visual menarik dan isi yang padat makna. Disusun untuk memperkenalkan lebih dekat peran serta layanan DP3A Kabupaten Malang dalam upaya pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan penguatan ketahanan keluarga.
Berbeda dari publikasi pada umumnya, booklet ini dikemas dengan bahasa ringan dan desain modern sehingga mudah dipahami berbagai kalangan. Di dalamnya, pembaca dapat menemukan penjelasan mengenai struktur organisasi, tugas dan fungsi setiap bidang, serta program unggulan seperti Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA), Program 2P (Pelopor dan Pelapor), dan berbagai kegiatan advokasi serta sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
2. “Membangun Perempuan Berdaya dan Keluarga Berkualitas” – Karya Novareiza Armando Siswandika
Booklet ini disusun untuk memperkenalkan Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Kualitas Keluarga (P2K2) DP3A Kabupaten Malang yang berperan dalam mendorong kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, dan penguatan ketahanan keluarga.
Isi booklet meliputi profil DP3A, tugas dan fungsi bidang P2K2, isu-isu gender di Kabupaten Malang, serta penjabaran program utama seperti Pengarusutamaan Gender (PUG) dan Peningkatan Kualitas Keluarga. Tak hanya itu, karya ini juga menampilkan praktik baik dari program Pelatihan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) dan Forum PUSPA “Singhasari” yang menjadi wadah kolaborasi lintas sektor.
Booklet ini tidak hanya menjadi dokumentasi kegiatan, tetapi juga berfungsi sebagai media edukatif dan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya peran perempuan dan keluarga dalam pembangunan sosial daerah.
3. “Pemerintah Kabupaten Malang dalam Kabupaten Layak Anak Indonesia” – Karya Lia Amanda Febrianti
Berbeda dari booklet lainnya, karya Lia berbentuk buku edukatif yang mengulas penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten Malang. Buku ini menampilkan gambaran komprehensif mulai dari profil dan landasan hukum KLA hingga strategi dan implementasinya di berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, perlindungan khusus, dan partisipasi anak.
Buku ini juga menjadi dokumen pendukung penilaian KLA tahun berikutnya, sekaligus media edukasi dan sosialisasi bagi masyarakat maupun pemerintah daerah. Melalui karya ini, mahasiswa turut mendukung tata kelola pemerintahan daerah yang responsif terhadap isu anak, serta mendorong terciptanya lingkungan yang aman, sehat, dan ramah anak.
4. “Profil dan Layanan UPT PPA Kabupaten Malang” – Karya Dimas Agung Ramadan
Booklet ini berfokus pada Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) sebagai garda terdepan dalam memberikan layanan perlindungan dan pendampingan bagi korban kekerasan.
Di dalamnya dijelaskan tujuh jenis layanan yang tersedia secara gratis, antara lain pengaduan, perlindungan, pendampingan, mediasi, penjangkauan, rumah aman, dan rujukan lanjutan. Booklet ini juga menjelaskan berbagai cara melapor yang mudah diakses masyarakat. Masyarakat dapat menghubungi hotline UPT PPA di nomor 0812-3257-5796, mengakses website https://dp3a.malangkab.go.id/, mengirim email ke uptddp3a@gmail.com, atau menggunakan laporan cepat melalui link https://s.id/LAPORUPTPPA. Bagi yang ingin datang langsung, kantor UPT PPA berlokasi di Jl. Jend. Ahmad Yani Utara No.384B, Arjosari, Kec. Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur.
Karya ini diharapkan menjadi sarana komunikasi strategis untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak.
5. “Suara Aman: Bersama Lawan Pelecehan dan Kekerasan pada Perempuan dan Anak” – Karya Ruruh Kristiani
Booklet ini mengangkat isu yang dekat dengan kehidupan remaja, seperti catcalling, bullying, dan kekerasan verbal yang sering dianggap sepele. Melalui bahasa ringan dan visual komunikatif, Suara Aman mengajak pembaca untuk memahami bahwa aman adalah hak, bukan privilege.
Booklet ini juga memberikan panduan praktis bagi korban atau saksi untuk berani bertindak, menolak, berbicara, dan melapor ke pihak berwenang seperti DP3A, UPT PPA, atau guru dan orang terdekat. Materi disusun dengan pendekatan empatik agar remaja lebih sadar haknya dan berani mengambil langkah perlindungan diri.
Karya ini rencananya akan dimanfaatkan DP3A dalam kegiatan sosialisasi di sekolah dan komunitas anak sebagai media edukasi pencegahan kekerasan.
Kelima booklet ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara dunia akademik dan lembaga pemerintah daerah dapat menghasilkan karya nyata yang berdampak luas. Melalui karya ini, mahasiswa MBKM FISIP UB tidak hanya berkontribusi dalam peningkatan kapasitas publikasi kelembagaan, tetapi juga memperkuat upaya DP3A Kabupaten Malang dalam membangun masyarakat yang lebih sadar, peduli, dan responsif terhadap isu perempuan dan anak.
