Konten dari Pengguna

Pubertas Cerdas! Mahasiswa FISIP UB Dorong Edukasi Pubertas yang Menyenangkan

Dimas Agung Ramadan

Dimas Agung Ramadan

Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dimas Agung Ramadan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gambar 1. Kegiatan Pubertas Cerdas dengan Media Poster Edukasi
zoom-in-whitePerbesar
Gambar 1. Kegiatan Pubertas Cerdas dengan Media Poster Edukasi

Sukolilo, 22 Juli 2025 – Masa pubertas merupakan fase penting dalam kehidupan setiap individu. Pada masa inilah anak-anak mulai mengalami berbagai perubahan fisik dan emosional yang menandai transisi mereka dari masa kanak-kanak menuju remaja. Menyadari pentingnya pemahaman yang tepat terkait masa ini, Dimas Agung Ramadan, seorang mahasiswa FBD 19 Universitas Brawijaya menggelar kegiatan edukatif bertajuk "Pubertas Cerdas" pada hari Selasa, 22 Juli 2025, bertempat di ruang kelas 6 SDN 1 Sukolilo, Desa Sukolilo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.

Kegiatan ini ditujukan khusus bagi siswa kelas 5 dan 6, yang pada umumnya sedang atau akan memasuki masa pubertas. Dengan didampingi oleh wali kelas, para siswa diajak untuk memahami apa itu pubertas, mengenali berbagai perubahan yang akan mereka alami, dan mempersiapkan diri untuk menghadapinya dengan bijak dan penuh percaya diri. Melalui pendekatan edukatif yang menyenangkan, kegiatan Pubertas Cerdas tidak disampaikan dalam bentuk ceramah kaku, melainkan melalui media visual berupa poster edukasi yang menarik dan interaktif. Poster tersebut dirancang dengan tampilan penuh warna, bahasa yang mudah dipahami, serta gambar-gambar informatif yang menggambarkan perubahan-perubahan fisik dan emosional yang terjadi selama masa pubertas. Poster edukatif menjadi jembatan penting yang membantu menyampaikan informasi yang sering dianggap sensitif dengan cara yang menyenangkan dan tidak mengintimidasi.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias menyimak penjelasan seputar tanda-tanda awal pubertas, seperti perubahan suara, pertumbuhan rambut di beberapa bagian tubuh, pertumbuhan tinggi badan, serta perubahan pada kulit. Tak hanya itu, mereka juga diberi pemahaman mengenai perubahan emosional, seperti perasaan mudah marah, bingung, atau sedih tanpa sebab yang jelas. Menariknya, kegiatan ini juga memberi ruang kepada siswa untuk berdiskusi dan menjawab pertanyaan yang ada dalam poster secara bersama-sama. Beberapa siswa bahkan diminta untuk menyimpulkan isi poster dengan kalimat mereka sendiri, yang sekaligus menjadi indikator pemahaman mereka terhadap materi.

“Poster ini sangat membantu siswa dalam memahami apa itu pubertas. Dengan visual yang menarik dan penjelasan singkat, mereka bisa belajar tanpa merasa malu atau takut,” ujar Pak Sumanto, salah satu guru pendamping yang turut terlibat dalam kegiatan tersebut.

Gambar 2. Poster Edukasi Pubertas Cerdas

Selain itu, para siswa juga diajak bermain permainan "Kenali Tubuhmu" yang seru menggunakan poster yang berisi bagian-bagian tubuh yang mengalami perubahan saat masa pubertas. Para siswa diminta untuk menebak dan mengisi apa saja yang berubah dari bagian-bagian tubuh tersebut. Permainan ini dikerjakan secara kelompok agar para siswa menjadi interaktif dan mudah memahami materi.

Tidak hanya sebagai media penyampai informasi, poster edukasi dalam kegiatan ini juga berfungsi sebagai alat refleksi dan komunikasi dua arah. Guru dan siswa dapat berdialog secara santai dengan menjadikan poster sebagai pemicu diskusi. Beberapa siswa yang sebelumnya malu berbicara, menjadi lebih terbuka setelah melihat bahwa informasi pubertas disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan tidak menghakimi.

Hasil dari kegiatan ini pun cukup menggembirakan. Melalui poster edukasi yang menyenangkan, para siswa mengaku lebih mengerti apa yang sedang dan akan mereka alami saat memasuki masa pubertas. Mereka menjadi tahu bahwa pubertas bukan sesuatu yang menakutkan, melainkan tahap alami yang dialami semua orang. Pemahaman ini sangat penting, agar anak tidak terjebak dalam informasi yang salah atau bahkan mitos yang berkembang di lingkungan sekitar.

“Menurutku, posternya bagus dan mudah dimengerti. Aku jadi tahu kenapa tubuhku berubah dan apa yang harus aku lakukan,” ujar Raka salah satu siswa kelas 5 dengan penuh semangat.

Kegiatan Pubertas Cerdas di SDN 1 Sukolilo menjadi bukti bahwa edukasi pubertas tidak harus kaku dan tabu. Melalui media poster edukasi yang kreatif dan ramah anak, mengubah materi yang sering dianggap sensitif ini dapat diterima dengan lebih baik oleh siswa. Para siswa menjadi lebih mudah memahami apa saja perubahan yang akan mereka alami di masa pubertas. Sehingga mereka mampu menyikapinya dengan bijak dan cerdas

Sebagai penutup kegiatan, para siswa diajak untuk membuat kesimpulan sederhana mengenai apa saja yang telah mereka pelajari. Beberapa siswa bahkan mampu menjelaskan kembali informasi yang mereka peroleh kepada teman sebaya, tanda bahwa pemahaman mereka cukup baik. Hal ini tentunya menjadi tanda bahwa hal yang tabu mampu dipahami dengan mudah jika dijelaskan dengan media yang menarik dan menyenangkan.