Rezeki Jembatan Gagal Proyek

Mahasiswa Universitas Amikom Purwokerto, program studi Ilmu Komunikasi
Tulisan dari Dimas Prayogo tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jembatan Merah sungai gintung, menjadi akses penghubung antara Kecamatan Pengadegan dengan Kecamatan Karangmoncol. Namun jembatan tersebut tidak layak pakai dan tidak lolos tes, dan kendaraan besar tidak bisa lewat.
Namun disisi lain, jembatan yang dibangun diatas sungai gintung ini mempunyai pemandangan yang sangat bagus, dan jalan menuju jembatan yang sangat cocok untuk rute jogging. Walaupun proyek jembatan ini bisa dibilang gagal, namun banyak sekali manfaat dengan dibangunnya jembatan ini. Salah satunya para pedagang jajanan di sekitar Jembatan Merah ini.
Jembatan merah gintung sering dijadikan oleh warga setempat untuk rute jogging, karena pemandangannya dan lingkungannya yang sejuk dan asri. Maka dari itu pada waktu pagi hari dan sore hari, jembatan gintung ramai dikunjungi oleh warga. Sehingga terbentuknya tempat untuk berjualan di jembatan tersebut.
Menurut salah satu pedagang, jembatan ini membawa rezeki baginya karena sebelumnya ia berkeliling dalam berjualan daganganya, namun semenjak jembatan ini dibangun, ia tidak perlu berkeliling lagi, ia berjualan dipagi hari dan sore hari, yang dimana pada waktu tersebut banyak sekali warga yang datang ke jembatan tersebut.
