Peran Guru dalam Pembentukan Karakteristik Peserta Didik Sekolah Dasar
Tulisan dari Dina Futriana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Peran guru adalah gambaran dalam bentuk setiap karakter peserta didik. Karena guru merupakan panutan bagi setiap peserta didik. Guru juga memiliki peran yang penting dalam pembentukan karakter dasar peserta didik.
Pemahaman peserta didik terhadap suatu materi, Menjadikan peserta didik sanggup melakukan sesuatu dalam kehidupan sehari-hari. Indikator keberhasilan dari pembelajaran sekaligus kesuksesan tujuan pendidikan. Guru yang memiliki karakter baik, Melahirkan peserta didik yang berkarakter.
Menurut Charles E. Silberman, Pendidikan tidak sama dengan pembelajaran, karena pembelajaran hanya menitikberatkan pada usaha mengembangkan intelektualitas manusia. Sedangkan pendidikan berusaha mengembangkan seluruh aspek kepribadian dan juga kemampuan manusia, baik dilihat dari aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Pendidikan mempunyai makna yang lebih luas dari pembelajaran, tetapi pembelajaran merupakan sarana yang ampuh dalam menyelenggarakan pendidikan.
Metode Penelitian
Jenis pendekatan yang digunakan oleh penelitian ini merupakan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif yaitu penelitian yang melahirkan perancangan yang dapat diperoleh dengan cara memanfaatkan prosedur statistik atau juga cara kuantitatif. Penelitian kualitatif dapat menampakkan aktivitas dari masyarakat, asal-usul, perangai, fungsionalisme Lembaga, pergerakan kemasyarakatan serta ikatan dari kekerabatan. Sejumlah data yang didapat dan dihitung menggunakan data sensus, akan tetapi penyelidikannya tetap penyelidikan data kualitatif.
Subjek yang dilakukan oleh penelitian ini adalah guru yang mengajar di SMP Muhammadiyah 1 Sukoharjo. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan wawancara, observasi dan dokumentasi.
Wawancara adalah pertemuan yang dilakukan dua belah pihak untuk bertukar penjelasan dengan saling bertanya dan juga menjawab agar mendapatkan kesimpulan dalam suatu topik tertentu. Observasi merupakan adanya sikap yang terlihat dan adanya tujuan yang ingin digapai. Observasi yang dilakukan disini adalah observasi langsung yang dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap Perilaku yang terlihat seperti suatu perilaku yang dapat dilihat oleh mata, didengar oleh telinga, dapat dihitung dan diukur. Selanjutnya dokumentasi, dokumentasi adalah tulisan dari peristiwa pada masa lalu, berbentuk catatan, gambar ataupun karya bersejarah dari seseorang. Makna yang lain adalah dokumentasi berasal dari kata dokumen yang berarti benda-benda tertulis.
Peran Karakter Guru dalam Pembelajaran Peran guru dalam pengembangan pembelajaran adalah hal yang sangat penting karena peran merupakan dinamis kedudukan atau status, apabila seseorang melakukan hak serta kewajibannya sesuai dengan kedudukannya maka dia menjalankan suatu peran.
Karakter merupakan suatu perilaku manusia yang berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, lingkungan, sesama manusia, dan diri sendiri, serta kebangsaan yang terwujud dalam sikap, pikiran, perasaan, perkataan, dan perbuatan yang berdasarkan dengan norma-norma agama, tatakrama, hukum, budaya, dan adat istiadat. Karakter juga adalah hal yang sama dengan kepribadian yang kepribadian tersebut menjadi ciri, karakteristik, gaya, sifat khas dari seseorang yang bersumber dari pola bentukan lingkungan, misalnya keluarga, masyarakat, atau dapat pula merupakan bawaan sejak lahir.
Guru adalah seorang pendidik, pembimbing, pelatih, dan pengembang kurikulum yang dapat menciptakan kondisi dan suasana belajar yang kondusif, yaitu suasana belajar menyenangkan, menarik memberi rasa aman, memberikan ruang pada peserta didik untuk berpikir aktif, kreatif, dan inovatif dalam mengeksplorasi dan mengelaborasi kemampuannya.
Kepribadian seorang guru akan menentukan apakah dirinya mampu menjadi pendidik dan pembina yang baik bagi para peserta didiknya, ataukah bahkan menjadi penghancur dan perusak bagi masa depan peserta didiknya.
Karakteristik guru dapat berpengaruh besar terhadap pencapaian prestasi dan keberhasilan dari belajar peserta didik dibandingkan variabel lainnya seperti rumah, sekolah dan kurikulum pelajaran. Peran karakter guru dalam pembentukan kepribadian peserta didik yang bisa diaplikasikan oleh seorang pengajar dapat dijabarkan sebagai berikut:
Peran Guru Dalam Mendidik dan Mengarahkan. Didalam sebuah lembaga sekolah yang menjadi sentral guna mengembangkan dan membentuk kepribadian peserta didik adalah guru, dimana sebagai pendidik (educator) guru bertugas mengarahkan peserta didiknya pada tingkat kedewasaan yang berkepribadian sempurna.
Peran Guru Sebagai Pengajar. Tugas guru yang utama yaitu mengajarkan ilmu kepada para peserta didiknya, dengan menyampaikan materi saat proses pembelajaran dengan menggunakan strategi dan metode tertentu yang bertujuan agar peserta didik mampu memahami dengan jelas materi yang disampaikan.
Peran Guru Dalam Membimbing. Peran ini sangatlah penting didalam sebuah lembaga, karena kehadiran guru berusaha membimbing peserta didik agar mampu menemukan potensi yang dimilikinya, sehingga dengan bimbingannya mampu membentuk peserta didik dewasa susila yang trampil, berbudi pekerti luhur dan berakhlak mulia.
Peran Guru Sebagai Pengevaluasi. Salah satunya peran guru dalam proses belajar mengajar yaitu sebagai evaluator. Karna evaluasi memegang peranan yang sangat penting yang bertujuan untuk mengetahui keberhasilan peserta didik dimana semua pertanyaan tersebut akan dapat dijawab melalui kegiatan evaluasi atau penilaian. Dengan melalui evaluasi guru dapat menentukan apakah peserta didik yang dibinanya sudah memiliki kompetensi yang telah ditetapkan atau belum mencapai standar minimal, sehingga mereka layak diberikan program pembelajaran baru atau bahkan mereka perlu diberikan program remidial.
Peran Guru Sebagai Penilai. Guru sebagai penilai berperan penting untuk mengumpulkan data atau informasi terkait keberhasilan pembelajaran yang telah dilakukan. Dengan dilakukannya penilaian maka guru akan mampu mengetahui atau menentukan keberhasilan peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran. Karena selain mengajar, guru juga harus memberikan penilaian.
Peran Guru Sebagai Pemimpin. Sebagai pemimpin pembelajaran, seorang guru harus mampu menjadi pemimpin yang dapat membimbing, dipercaya, disukai, serta memiliki attitude yang baik, dan abadi sepanjang masa sehingga mampu membentuk para peserta didik yang tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang siap beradaptasi, dan menghadapi tantangan dimasa yang akan datang.
Kepribadian Peserta Didik
Sikap terhadap orang lain atau sekitar. Pada proses kegiatan belajar mengajar disekolah terdapat interaksi antara guru, Peserta didik dan sumber belajar, yang memiliki tujuan serta hasil yang dapat memperluas pemahaman, pengetahuan, keterampilan nilai pada sikap peserta didik. Sikap peserta didik berperan sebagai penunjang dalam mencapai suatu tujuan pembelajaran. Sikap dipengaruhi perasaan pendukung atau tidak mendukung terhadap suatu objek. Terdapat banyak asumsi bahwa ada hubungan yang positif antara sikap peserta didik dengan hasil belajarnya.
Sifat dan karakter individu. Selain bawaan sejak lahir (genetik), sifat dan karakter juga terbentuk oleh pendidikan, baik pendidikan di dalam keluarga maupun disekolah, sifat dan watak juga dipengaruh oleh nilai-nilai yang beredar dalam masyarakat.
Kesimpulan
Berdasarkan pemaparan persoalan di atas maka dapat disimpulan bahwa Peran guru adalah hal penting dalam pembentukan karakter dari peserta didik.

