Konten dari Pengguna

Rekrutmen Berkualitas: Masa Depan Perusahaan

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dina Diana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Disusun Oleh; Dina Diana, Raihan Kevin Andrean, Yacob Tornando

Perkembangan sumber daya manusia (SDM) menjadi sangat penting dalam perkembangan dunia bisnis. Perusahaan memang membutuhkan modal, teknologi dan strategi bisnis yang baik tetapi tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya SDM yang berkualitas. Sehingga proses rekrutmen SDM yang berkualitas menjadi salah hal penting yang harus diperhatikan oleh Perusahaan.

Rekrutmen terkadang masih dianggap sebagai kegiatan untuk mencari pengganti ketika ada karyawan yang keluar atau ketika terdapat posisi yang kosong. Padahal, menurut saya, rekrutmen memiliki peran yang jauh lebih penting. Perusahaan tidak hanya membutuhkan orang untuk mengisi sebuah jabatan, tetapi membutuhkan orang yang memang sesuai dengan pekerjaan dan mampu membantu perusahaan mencapai tujuannya.

Mardianto (2024), menjelaskan rekrutmen merupakan proses untuk mendapatkan calon karyawan yang memiliki kemampuan sesuai dengan kualifikasi dan kebutuhan perusahaan. Pengertian tersebut dapat dilihat bahwa perusahaan harus mempertimbangkan kualitas dan kesesuaian calon karyawan, bukan hanya kecepatan dalam mendapatkan karyawan baru.

Rekrutmen Bukan Hanya untuk Mengisi Posisi Kosong

Ketika ada posisi yang kosong, perusahaan biasanya ingin segera mencari penggantinya agar pekerjaan tidak terganggu. Memang wajar karena kekurangan karyawan dapat memengaruhi kegiatan operasional. Jika perusahaan terlalu fokus untuk segera mendapatkan orang, kualitas kandidat bisa saja kurang diperhatikan.

Rekrutmen perusahaan harus mengetahui terlebih dahulu apa yang sebenarnya dibutuhkan. Perusahaan perlu menentukan pekerjaan yang akan dilakukan, kemampuan yang harus dimiliki calon karyawan, serta kontribusi yang diharapkan dari posisi tersebut.

Berkaitan dengan analisis pekerjaan, desain pekerjaan, dan perencanaan SDM. Perencanaan yang baik, perusahaan dapat mengetahui jenis karyawan seperti apa yang benar-benar dibutuhkan.

Perbedaan tersebut cukup penting. Jika perusahaan hanya mencari pengganti, perusahaan akan mendapatkan karyawan yang hanya memenuhi persyaratan administrasi saja, tetapi belum tentu mempunyai kemampuan yang sesuai. Sebaliknya, jika proses rekrutmen dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan perusahaan, peluang mendapatkan karyawan yang berkualitas akan lebih besar.

Kualitas SDM Berpengaruh terhadap Perkembangan Perusahaan

Perusahaan tentu ingin terus berkembang, mendapatkan keuntungan, meningkatkan produktivitas, dan mampu bersaing dengan perusahaan lain. Perusahaan membutuhkan SDM yang mampu menjalankan pekerjaan dengan baik untuk mencapai semua itu.

Strategi perusahaan yang sudah direncanakan dengan baik tidak akan berhasil jika orang yang menjalankannya tidak memiliki kemampuan yang sesuai. Karena itu, karyawan dapat dikatakan sebagai salah satu faktor penting dalam keberhasilan perusahaan.

Perencanaan SDM dijelaskan bahwa kebutuhan rekrutmen dapat berkaitan dengan tujuan perusahaan, perkembangan bisnis, keuntungan, dan kebutuhan untuk memenangkan persaingan pasar. Masa depan perusahaan bisa juga berkaitan dengan adanya rekrutmen.

Karyawan yang mempunyai kemampuan, pengetahuan, kreativitas, komitmen, dan kemauan untuk belajar dapat membantu perusahaan menghadapi perubahan. Karena perkembangan teknologi dan persaingan bisnis berlangsung cukup cepat. Perusahaan membutuhkan karyawan yang tidak hanya mampu melakukan pekerjaan saat ini, tetapi juga mampu menyesuaikan diri dengan perubahan.

Jika perusahaan salah memilih karyawan, masalah baru bisa muncul. Perusahaan harus mengeluarkan biaya lagi untuk memberikan pelatihan dan membutuhkan waktu agar karyawan dapat beradaptasi. Jika ternyata karyawan tersebut tetap tidak sesuai dengan kebutuhan, perusahaan bisa saja harus melakukan rekrutmen ulang.

Banyaknya pelamar bukan berarti proses rekrutmen sudah berhasil, tetapi yang lebih penting adalah apakah perusahaan dapat menemukan kandidat yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan.

Rekrutmen sebagai Bagian dari Strategi Perusahaan

Rekrutmen tidak hanya berkaitan dengan masalah teknis, tetapi juga dapat menjadi bagian dari strategi perusahaan. Secara teknis, perusahaan melakukan rekrutmen karena ada karyawan yang keluar, adanya posisi kosong, pembukaan cabang baru, atau bertambahnya pekerjaan.

Ilustrasi Proses Rekrutmen Karyawan (Sumber: Pexels.com)

Rekrutmen juga dapat menjadi cara perusahaan untuk mendapatkan tenaga kerja yang dapat membantu perkembangan organisasi. Karyawan baru diharapkan dapat memberikan kemampuan dan ide yang dapat meningkatkan kinerja perusahaan.

Hal ini sering kali kurang diperhatikan oleh perusahaan. Perusahaan terkadang hanya berpikir bahwa yang penting posisi kosong segera terisi. Sebenarnya, karyawan yang masuk ke dalam perusahaan akan menjadi bagian dari organisasi dalam waktu yang cukup lama.

Perusahaan sebaiknya mencari orang yang bukan hanya bisa bekerja, tetapi juga mempunyai potensi untuk berkembang. Karyawan yang terus berkembang tentunya dapat memberikan manfaat bagi perusahaan dalam jangka panjang.

Rekrutmen juga dapat membantu perusahaan meningkatkan standar kerja, produktivitas, memberikan nilai tambah, dan mempertahankan budaya organisasi. Dengan kata lain, orang yang direkrut harus bisa memberikan dampak positif, bukan hanya sekadar hadir untuk menjalankan tugas.

Memilih Karyawan dari Dalam atau dari Luar Perusahaan?

Proses saat melakukan rekrutmen, perusahaan dapat memilih kandidat dari dalam organisasi maupun dari luar organisasi. Keduanya memiliki kelebihan masing-masing.

Rekrutmen internal dilakukan dengan memberikan kesempatan kepada karyawan yang sudah bekerja di perusahaan untuk mengisi posisi tertentu. Cara ini memiliki keuntungan karena perusahaan sudah mengetahui bagaimana kinerja dan karakter karyawan tersebut. Promosi dari dalam juga dapat membuat karyawan merasa bahwa perusahaan memberikan kesempatan untuk berkembang.

Rekrutmen internal juga bisa menghemat waktu dan biaya karena perusahaan tidak perlu mencari kandidat dari awal. Karyawan yang sudah bekerja di perusahaan biasanya juga lebih mudah beradaptasi dengan budaya dan lingkungan kerja.

Perusahaan tidak harus selalu mengambil kandidat dari dalam. Rekrutmen eksternal juga memiliki manfaat. Karyawan dari luar dapat membawa pengalaman, pengetahuan, ide, dan cara berpikir yang berbeda. Hal tersebut dapat memberikan suasana baru bagi perusahaan dan bahkan mendorong munculnya inovasi.

Perusahaan tidak perlu terlalu terpaku pada salah satu pilihan. Pemilihan antara rekrutmen internal dan eksternal sebaiknya disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan perusahaan. Yang paling penting adalah kandidat yang dipilih benar-benar sesuai dengan posisi dan mampu membantu perusahaan mencapai tujuannya.

Seleksi yang Tepat Sangat Penting

Perusahaan masih harus melakukan proses seleksi setelah mendapatkan pelamar. Seleksi bertujuan untuk menentukan kandidat yang paling sesuai dari beberapa pelamar yang tersedia.

Perusahaan dapat menggunakan beberapa metode saat proses seleksi dilaksanakan seperti wawancara, tes psikologi, tes kemampuan teknis, maupun tes keterampilan manajemen. Metode tersebut dapat membantu perusahaan mengetahui kemampuan dan karakter calon karyawan.

Perusahaan sebaiknya tidak hanya melihat pendidikan dan pengalaman kerja ketika memilih kandidat. Kedua hal tersebut memang penting, tetapi kemampuan, sikap, komitmen, kreativitas, dan kemauan untuk belajar juga perlu diperhatikan.

Seseorang yang sudah memiliki pengalaman kerja bertahun-tahun belum tentu cocok untuk suatu posisi jika kompetensinya tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Sebaliknya, seseorang yang pengalamannya masih sedikit bisa saja mempunyai potensi yang besar jika memiliki kemampuan dan kemauan untuk berkembang.

Proses seleksi perlu dilakukan secara objektif dan disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan. Perusahaan memiliki peluang yang lebih besar untuk mendapatkan karyawan yang tepat dengan di adakannya proses seleksi tersebut.

SDM Berkualitas Merupakan Investasi bagi Perusahaan

Rekrutmen sering kali dianggap sebagai biaya karena perusahaan harus mengeluarkan uang untuk memasang lowongan, melakukan tes, wawancara, seleksi, dan memberikan pelatihan kepada karyawan baru. Jika dilihat dalam jangka panjang, biaya tersebut sebenarnya dapat menjadi sebuah investasi.

Ilustrasi Kerjasama Tim dengan SDM Berkualitas (Sumber: Pexels.com)

Karyawan yang berkualitas dapat membantu perusahaan meningkatkan produktivitas, memberikan ide baru, meningkatkan kualitas pekerjaan, dan membantu perusahaan mencapai target. Semakin baik kualitas SDM yang dimiliki, semakin besar pula peluang perusahaan untuk berkembang.

Sebaliknya, jika perusahaan hanya ingin mengisi posisi kosong tanpa memperhatikan kualitas kandidat, perusahaan bisa mengalami kerugian. Karyawan yang tidak sesuai dengan pekerjaan dapat menyebabkan produktivitas menurun dan pekerjaan menjadi kurang maksimal. Perusahaan juga harus mengeluarkan biaya lagi jika akhirnya harus mencari pengganti.

SDM bukan sekadar tenaga kerja yang digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan. SDM merupakan bagian penting dari perusahaan yang dapat menentukan bagaimana perusahaan berjalan dan berkembang.

Daftar Pustaka

Mardianto, A. (2014). Management Recruitment. Pinasthika Publisher.

Pratama, A. (2022). Manajemen Sumber Daya Manusia (Untuk Pemerintahan dari Teori ke Praktik). Penerbit Widina.

Rivai, V., & Sagala, E. J. (2004). Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan: Dari Teori ke Praktik. PT Raja Grafindo Persada.