Tips Meningkatkan Laba Bisnis Restoran Selama Ramadan

Tulisan dari Dini Hashmicro tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penuruan jumlah penjualan dalam bisnis restoran saat Ramadan merupakan hal yang wajar. Namun, bukan berarti hal ini tidak bisa disiasati. Ada banyak cara yang dapat meningkatkan laba bisnis restoram selama Ramadan diantaranya dnegan mempersiapkan stok, menawarkan menu khusus, menyesuaikan stok, menawarkan promo, mengadaptasikan jam kerja operasional, atau dengan memanfaatkan penggunakan sistem managemen restoran. Untuk lebih lengkap, simak penjelasannya disini!
Persiapkan stok untuk Ramadan
Bagi pebisnis di industri makanan dan minuman, seperti kafe ataupun restoran, penting bagi mereka untuk mempersiapkan rencana jauh sebelum Ramadan tiba. Pemilik restoran harus sudah berkomunikasi dengan pemasok barang karena bisa jadi mereka akan mengurangi jam kerja selama Ramadan.
Pastikan bahwa Anda sudah memiliki stok untuk Ramadan sehingga kegiatan operasional selama bulan suci tersebut lancar. Gunakan sistem managemen restoran untuk membantu Anda melacak maupun mencatat tanggal kadaluarsa, contohnya, sehingga stok yang disimpan akan aman digunakan selama Ramadan.
Tawarkan menu khusus
Bagi sebagian besar masyarakat muslim di Indonesia, Ramadan adalah bulan yang sangat spesial. Maka tak heran Anda pun akan menemukan makanan-makanan khas yang sering disajikan pada Ramadan. Tawarkanlah menu-menu khusus Ramadan seperti kolak, kurma, atau es campur.
Namun, karena kemungkinan menu-menu tersebut tersedia di restoran lain, Anda bisa coba menawarkan menu makanan khas Ramadan dari negara-negara tertentu, misalnya Beshbarmak dari Kazakhtan, Harira dari Maroko, atau Bubur Lambuk dari Malaysia. Menu-menu khusus tersebut dapat menarik para pelanggan dan pastinya akan membantu meningkatkan penjualan di restoran Anda. Pastikan untuk menginput menu-menu tersebut dalam sistem managemen restoran Anda khususnya pada Sistem POS, E-Menu, serta Sistem Inventaris.
Lakukan penyesuaian Stok
Selama Ramadan ada beberapa kebutuhan yang disesuaikan. Misalnya, area bar di sebagian besar restoran akan tutup. Padahal, biasanya area ini adalah salah satu area restoran ataupun kafe dengan proses transaksi yang cepat. Namun saat Ramadan restoran ataupun kafe membuka area ini pada jam-jam tertentu saja, atau bahkan banyak juga yang sengaja menutupnya. Jadi, pertimbangkalah jumlah stok yang ingin Anda jual di area ini.
Selain itu, selama bulan Ramadan pelanggan kemungkinan lebih suka sajian di meja prasmanan karena makanan sudah tersedia. Namun tak jarang sistem ini juga memungkinkan terjadinya pemborosan makanan. Jadi, pertimbangkanlah jumlah stok yang akan Anda sajikan.
Promo Ramadan
Di bulan ini, banyak orang gemar melakukan silaturahmi bersama sahabat maupun kerabat. Salah satunya adalah menggelar buka bersama. Meski banyak yang melakukannya di rumah, tak jarang pula orang melakukannya di restoran. Salah satu cara menarik pelanggan agar berbuka di restoran Anda adalah dengan menawarkan promo Ramadan. Buatlah promo menarik misalnya seperti diskon, gratis dessert, atau berikan voucher jika pelanggan Anda membeli menu tertentu. Catatlah pada sistem managemen restoran Anda sebelum selama promo berlangsung agar memperlancar proses transaksi di restoran Anda.
Adaptasikan jam kerja operasional
Meski tak semua orang berpuasa, namun tak dipungkiri jika jam operasional akan berubah. Jam kerja karyawan akan semakin pendek karena pada siang hari pelanggan yang mengunjungi restoran kemungkinan besar tidak sebanyak seperti biasanya. Sesuaikanlah jam kerja operasional karyawan khusus di bulan ini. Pastikan karyawan dapat melayani waktu-waktu sibuk seperti saat berbuka puasa. Atau, jika Anda mau restoran juga bisa mempertimbangkan untuk buka saat waktu sahur. Manfaatkanlah jasa delivery untuk mempermudah proses pemesanan dan transaksi.
Manfaatkan Sistem Managemen Restoran
Sistem managemen restoran dapat memebantu Anda melancarkan kegiatan operasional restoran selama Ramadan. Maksimalkan sistem inventaris untuk melacak dan memitor stok Anda selama bulan puasa. Dengan sistem ini, Anda juga dapat mecatat tanggal kadaluarsa secara otomatis. Sistem POS membantu Anda untuk mencatat segala transaksi khusus promo Ramadan secara otomatis. Selain itu, sistem HRM membantu Anda mengatur jadwal karwayan mengingat jam kerja operasional cenderung berubah saat Ramadan.
