Konten dari Pengguna

Banting Setir dengan Berjualan Online di Masa Pandemi

Dini Amaria Ma'ruf

Dini Amaria Ma'ruf

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dini Amaria Ma'ruf tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto kue yang dibuat oleh Midah
zoom-in-whitePerbesar
Foto kue yang dibuat oleh Midah

Pandemi Covid-19 tidak dipungkiri telah menghalangi berbagai sektor usaha yang ada di masyarakat. Salah satunya adalah usaha rumahan berupa produksi kue. Para pelaku usaha ini, harus memutar otak agar usaha yang dijalaninya tetap produktif dan tidak merugi saat ini.

Alip Hamidah (48), seorang pengusaha rumahan yang menjual kue mengatakan bahwa saat ini pesanan sedang tidak stabil. Covid-19 telah membuat para konsumen berpikir ulang untuk membeli kue atau tidak.

“Ya awalnya bingung mau gimana, tapi tetap harus putar otak buat gimana caranya tetap berjualan meski di saat pandemi gini,” ujar Midah, Selasa (27/10).

Midah mengatakan, kondisi seperti ini tidak memungkinkan untuk berjualan secara offline, karena banyak kekhawatiran yang ditimbulkan akibat dari virus Covid-19 ini. Rezeki pasti selalu ada, karena pada dasarnya sudah ada yang mengatur, asal sungguh-sungguh dan mau melakukannya dengan benar.

“Alhamdulillah sekarang banyak pesanan, jadi banyak juga pemasukan yang masuk, malah saat dibandingkan sama berjualan offline, pemasukan saat jualan online jadi lebih besar,” ujar Midah.

Midah mengakui saat awal berjualan online agak susah untuk mendapat pesanan. Akhirnya, dengan menawarkan kepada temannya terlebih dahulu dan menjalin relasi, usaha yang dilakukannya menyebar dengan sendirinya dan tetap produktif hingga saat ini.

“Saat menjalin relasi dengan teman, terkadang saya juga membagikan resep kue serta tips dan trik dalam membuat kue, dengan begitu relasi yang saya bangun akan tetap terjalin,” ujar Midah.

Midah juga berkata, walaupun dia membagikan resep serta tips dan triknya kepada teman-teman relasinya, hal itu tidak membuat minat para konsumen berkurang terhadap kue buatannya. Namun, hal itu justru menambah jumlah konsumen yang ada.

”Bersyukur dengan berbagi, ternyata memberi rezeki yang lancar, walaupun hanya sekedar resep kue,” ujar Midah.

Midah berharap pandemi Covid-19 ini segera berakhir, sehingga konsumen baru dapat berdatangan dan kondisi masyarakat normal kembali.