Konten dari Pengguna

Mengenal kendaraan elektrifikasi di xEV

Lintang

Lintang

Happy go lucky

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Lintang tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Belakangan cerita tentang kendaraan listrik santer terdengar di mana-mana. Belum lagi dampak perubahan iklim yang makin berasa akhir-akhir ini, membuat aku ingin tahu lebih banyak tentang mobil listrik.

Mengapa mobil listrik? Karena mobil listrik yang menggunakan bahan bakar energi terbarukan, bisa jadi salah satu solusi untuk menghadapi perubahan iklim dan ramah lingkungan.

Untuk memuaskan rasa penasaran terhadap mobil listrik, aku berkunjung ke xEV Center. xEV Center merupakan fasilitas pembelajaran teknologi elektrifikasi di Indonesia, yang berlokasi di Karawang.

xEV Center diresmikan pada tanggal 19 Mei 2022 oleh Menteri Perindustrian RI, Agus Gumilang Kartasasmita beserta jajarannya. xEV Center merupakan fasilitas pembelajaran dan pengembangan kapabilitas elektrifikasi serta energi hijau milik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).

Aku berangkat menuju xEV Center menggunakan kereta lokal yang turun di Stasiun Karawang, kemudian lanjut berkendara menggunakan ojek online selama sekitar 18 menit dari stasiun. Begitu sampai di lokasi drop poin di pintu utama, aku dijemput menggunakan Prius yang merupakan hybrid electric vehicle untuk menuju ke xEV Center.

gedung xEv

Bentuk arsitektur xEV Center menggunakan pola Triangle Shape yang terinspirasi dari kolaborasi triple helix. Huruf x di depan EV sebagai kepanjangan elektrifikasi merupakan wujud ragam teknologi elektrifikasi yang sudah ada.

Sebelum masuk ke xEV aku dipersilakan untuk check in melalui aplikasi Peduli Lindungi dan diperiksa suhu badan.

Di area xEV sendiri terdapat 4 zona:

  • Zona 1 - Inisiatif Lingkungan yang menjelaskan tentang kondisi lingkungan secara global dan Paris Agreement yang menjadi dasar target nasional mencapai netralitas karbon.

  • Zona 2 - Teknologi. Zona ini terdiri dari pemaparan klasifikasi kendaraan elektrifikasi yang dilengkapi dengan video untuk menunjukkan bagaimana proses elektrifikasi dalam kendaraan bekerja. Ada juga display xEV Cut Body untuk menggambarkan simulasi energi kendaraan xEV. Komponen-komponen utama kendaraan xEV juga dijelaskan melalui wallchart dan display. Detail penjelasan komponen juga dapat diakses melalui Virtual Reality dan Augmented Reality.

mencoba virtual reality
  • Zona 3 - Ekosistem Hijau. Zona ini menjelaskan tentang konsep well to wheel emission. Di sini ada display kendaraan PHEV dan charging station. Pemanfaatan xEV sebagai power source dan vehicle life cycle dan daur ulang baterai juga dihadirkan di zona ini.

mobil listrik dan station pengisian listrik
  • Zona 4 - Masyarakat Berkelanjutan. Ini adalah zona terakhir yang merupakan ringkasan kegiatan Toyota Indonesia bersama Pemerintah dan Akademisi dalam mewujudkan transformasi menuju era elektrifikasi.

Di akhir sesi, aku juga berkesempatan untuk merasakan pengalaman menyetir mobil listrik. Di xEV aku bisa mencoba tiga jenis mobil listrik:

  • HEV, Hybrid Electric Vehicle, kendaraan yang digerakkan dengan dua sumber energi yaitu energi listrik dari baterai dan bahan bakar minyak dengan efisiensi 50%.

  • PHEV, Plug-in Hybrid Electric Vehicle, kendaraan yang hampir sama dengan HEV, namun PHEV memiliki on oral charging dan kapasitas baterai yang lebih besar dengan efisiensi 70-80%.

  • BEV, Battery Electric Vehicle, kendaraan listrik murni yang digerakkan oleh tenaga listrik tanpa pembakaran internal. Tenaga kendaraan murni dari baterai yang dapat di-charge.

mencoba mobil listrik c*pod