Konten dari Pengguna

Jangan Lewatkan Program Magang Nasional: Magang Bisa Mengubah Hidupmu

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dirgayuza Setiawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dok: Istimewa.
zoom-in-whitePerbesar
Dok: Istimewa.

Lima belas tahun lalu, ketika masih menjadi mahasiswa semester akhir Fakultas Politik di University of Melbourne, saya mendapat kesempatan yang mengubah hidup saya selamanya.

Saya terpilih mengikuti Victorian Parliamentary Internship Program 2011 — program magang paling bergengsi di Parlemen Negara Bagian Victoria.

Dari puluhan ribu mahasiswa yang mendaftar, hanya 30 orang yang diterima setiap semester. Saya juga bersyukur menjadi warga negara Indonesia pertama dalam sejarah Parlemen Victoria yang mengikuti program tersebut.

Program ini bukan magang biasa. Kami tidak sekadar mengamati sidang atau membantu administrasi anggota parlemen.

Setiap peserta dipasangkan dengan seorang anggota parlemen dan diminta menyusun sebuah policy paper yang dapat menjadi masukan nyata bagi pemerintah.

Saya memilih meneliti topik yang saat itu masih jarang dibahas: International Student Entrepreneurship in Victoria: A Case Study on Indonesian Student Entrepreneurs.

Intinya sederhana. Saya berpendapat bahwa mahasiswa internasional seharusnya tidak hanya dipandang sebagai pembayar uang kuliah, tetapi juga sebagai calon pengusaha, inovator, dan pencipta lapangan kerja yang dapat memberikan manfaat bagi Australia.

Di luar dugaan saya, pada akhir magang laporan saya dibaca dan ditanggapi oleh banyak menteri terkait.

Menteri Inovasi dan Usaha Kecil Victoria, Louise Asher MP, menulis:

“It is a very interesting report and provides some useful insights into an area that has perhaps not received as much attention as it could have.”

Beliau bahkan menambahkan:

“I have asked my Department to give consideration to what the Victorian Government can and should do…”

Menteri Pendidikan Tinggi Victoria, Peter Hall MLC, juga menulis:

“Presentation is impressive and content is thorough.”

Sementara dari Pemerintah Federal Australia, kantor Menteri Pendidikan Tinggi saat itu menyampaikan:

“The Gillard Government values the important contribution that international students make to Australia’s economic, social and cultural development.”

Bahkan Menteri Usaha Kecil Australia, Senator Nick Sherry, menulis bahwa laporan saya telah mengangkat isu-isu penting mengenai kewirausahaan mahasiswa internasional dan jalur kebijakan yang mendukungnya.

Tentu saya tidak dapat mengeklaim bahwa perubahan kebijakan Australia terjadi karena laporan saya seorang diri. Kebijakan tersebut merupakan hasil proses yang jauh lebih besar, termasuk Knight Review tahun 2011.

Namun saya merasa bangga karena penelitian saya menjadi bagian dari percakapan kebijakan pada saat yang sama.

Tidak lama kemudian, Pemerintah Australia mengadopsi berbagai rekomendasi reformasi visa mahasiswa, termasuk pemberian hak bekerja pascastudi selama dua tahun bagi banyak lulusan universitas Australia untuk meningkatkan daya saing pendidikan tinggi mereka.

Pengalaman itu mengajarkan saya satu hal: sebuah program magang yang baik bukan sekadar mengisi CV.

Sebuah program magang yang baik bisa menjadi ruang bagi anak muda untuk menghasilkan gagasan yang benar-benar dibaca para pengambil keputusan.

Karena itu, melanjutkan kesuksesan program yang sama di 2025, saya sangat senang Indonesia kini memiliki Program Magang Nasional 2026.

Program ini terbuka bagi lulusan diploma, sarjana, dan pendidikan profesi yang baru lulus. Peserta akan magang selama 6 bulan, didampingi mentor profesional, memperoleh uang saku setara UMK/UMP, perlindungan JKK dan JKM, sertifikat, serta kesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi BNSP.

Yang paling penting, program ini bisa menjadi pintu pertama memasuki dunia kerja.

Besok, 28 Juli 2026, adalah hari terakhir pendaftaran peserta program magang nasional.

Kalau Anda memenuhi syarat, jangan biarkan kesempatan ini lewat.

Saya tidak pernah menyangka bahwa sebuah program magang yang saya jalani lima belas tahun lalu, akan membuka jalan yang membawa saya ke begitu banyak pengalaman dalam dunia kebijakan publik.

Mungkin, beberapa tahun dari sekarang, Anda juga akan menoleh ke belakang dan menyadari bahwa perjalanan besar karier Anda dimulai dari satu keputusan sederhana: mendaftar program magang sebelum tenggat waktunya berakhir.