"Ruang Kosong antara Kita" Mengapa Aku dan Ibu Tidak Pernah Dekat?
Tulisan dari disa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Darah dan kasih sayang seharusnya menjadi jembatan terkuat antara ibu dan anak namun kenyataannya , tidak sedikit ibu dan ank yang tinggal satu atap , makan satu meja tapi hatinya berasa kosong seperti terpisah tembok yang sangat tinggi .
Bukan karena tak saling menyayangi tapi ada hal - hal lama yang tak terucap , salah paham yang menumpuk hingga akhirnya kehangatan itu perlahan memudar .
Lantas, apa sebenarnya yang membuat hubungan ibu dan anak menjadi renggang ?
1.ketika anak salah seringkali ibu marah tanpa mendengarkan alasan anak
Perilaku seperti ini akan membuat anak menjadi menutup diri pada ibu bahkan bisa menjadi anak tersebut tidak akan percaya diri dan mencari perlindungan di luar rumah .
2.luka lama yang tumbuh kembali karena komunikasi yang buruk
Kesalahan di masa lalu yang tak pernah terselesaikan , kata-kata menyakitkan yang pernah terucap oleh ibu perlahan menjadi beban yang menumpuk .
Akhirnya ketika ada permasalahan kembali keduanya memilih diam dan menjaga jarak demi menghindari pertengkaran baru .
3. Perbedaan dunia dan pandangan hidup.
Sering bertambahnya usia anak dunia yang di jalani ibu dan anak
semakin berbeda .Ibu membawa nilai - nilai masa lalu sementara anak tumbuh dengan pemikiran baru di era yang baru .
Perbedaan pandangan soal pekerjaan , pergaulan ataupun cara menghadapi masalah sering memicu perdebatan tanpa jalan tengah .
Hal ini membuat anak merasa tidak pernah di dukung dan ibu merasa anaknya semakin susah untuk di pahami .
4. Kurangnya waktu dan kehadiran
Kesibukan bekerja mengurus kebutuhan sehari -hari atau terlalu terikat pada hal lainnya yang membuat kebersamaan hanya sekedar fisik seringkali kita ada di dekat ibu tapi pikiran melayang ke hal yang lain tanpa obrolan mendalam tanpa waktu untuk saling mendengar .
Ikatan batin lama - lama menjadi lemah .
5.Ekpetasi yang terlalu tinggi
Ibu semakin berekspetasi anak akan tumbuh sesuai harapannya begitupun anak mempunyai bayangan tentang ibu yang sempurna ketika kenyataan tak sesuai harapan munculah kekecewaan yang berubah menjadi jarak .
Kita lupa bahwa ibu juga manusia yang punya kekurangan dan anak adalah pribadi yang punya jalan hidup sendiri .
6.Sering membuat perbandingan terhadap anak
Seorang anak mempunyai kemampuan dan keahliannya sendiri tapi terkadang kita seorang ibu seringkali membandingkan anak kita dengan anak lainnya , Sebenarnya itu akan membuat anak tidak percayan diri bahkan bisa putus asa .
Hubungan ibu dan anak yang tak dekat bukan berarti tak bisa di perbaiki . Tidak ada kata-kata terlambat untuk mulai berani bicara secara deeptalk (hati ke hati), Saling memaafkan dan berusaha memahami sudut pandang satu sama lain . Kasih sayang yang sudah ada sejak lahir tak akan pernah hilang dia hanya butuh waktu , kesabaran dan keberanian untuk kembali di dekatkan .

