Friendship Bracelet sebagai Simbol Toleransi dan Anti-Bullying Bersama KKN UNS

Mahasiswa S1 Ilmu Administrasi Negara di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Sebelas Maret
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Dita Savitri tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Magelang – Mahasiswa KKN-T 78 Universitas Sebelas Maret mengenalkan konsep friendship bracelet sebagai simbol toleransi dan anti-bullying kepada siswa-siswi SD Negeri Somokaton 2, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang. Gerakan edukasi ini merupakan bagian dari salah satu program kerja Kelompok KKN-T 78 Universitas Sebelas Maret di Desa Somokaton, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang dengan sasaran institusi pendidikan. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 21 Januari 2026 ini diikuti oleh siswa kelas III dan IV SD Negeri Somokaton 2.
Kegiatan ini berisi edukasi tentang pentingnya menanamkan sikap toleransi serta memahami perilaku anti-bullying sejak dini melalui pendekatan praktik pembuatan friendship bracelet. Friendship bracelet sendiri diterjemahkan sebagai gelang persahabatan, yang mana merupakan konsep yang mulai populer di kalangan generasi muda saat ini. Terbuat dari manik-manik dengan beragam warna, friendship bracelet menggambarkan keragaman yang dikemas menjadi sebuah bentuk keindahan seni. Berangkat dari konsep tersebut, mahasiswa KKN-T 78 Universitas Sebelas Maret mengintegrasikan filosofi keindahan dalam keragaman friendship bracelet dengan topik toleransi dan anti-bullying.
Kegiatan diawali dengan pemaparan materi dasar terkait toleransi dan anti-bullying, mulai dari pengertian, jenis-jenis, serta contoh perilaku oleh Dita Savitri, mahasiswa program studi Ilmu Administrasi Negara, Universitas Sebelas Maret. Saat pemaparan, siswa-siswi terlihat sangat memperhatikan serta berkontribusi aktif dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan terkait topik toleransi dan anti-bullying. Kegiatan kemudian dilanjut dengan praktik pembuatan friendship bracelet dimana masing-masing anak didampingi oleh mahasiswa KKN-T 78 UNS 2026 untuk menghasilkan satu buah gelang.
Tujuan dari praktik pembuatan friendship bracelet sendiri adalah untuk mempermudah siswa-siswi dalam memahami edukasi terkait toleransi dan anti-bullying melalui kegiatan yang sederhana dan menyenangkan. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan mendapat antusiasme serta respon baik dari siswa-siswi dan Bapak/Ibu Guru di SD Negeri Somokaton 2. Kelompok KKN-T 78 UNS 2026 berharap kegiatan ini dapat menjadi pengingat bagi instansi pendidikan terkait akan pentingnya edukasi toleransi dan stop bullying sebagai upaya menciptakan lingkungan sosial yang aman dan inklusif bagi peserta didik.
