Konten dari Pengguna

Mencintai dalam Diam: Harapan yang Terpendam

Dewi Zulaikah

Dewi Zulaikah

Saya seorang mahasiswa aktif di Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dewi Zulaikah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi gambar bentuk hati atau cinta, sumber:https//www.canva.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gambar bentuk hati atau cinta, sumber:https//www.canva.com
  • Kenapa di dunia ini harus ada istilah mencintai dalam diam?

  • Kenapa harus selalu wanita yang harus menanggung cinta dalam diam?

  • Mengapa harus wanita yang menunggu cinta itu datang?

KENAPA dan MENGAPA???

Itulah pertanyaan yang difikirkan oleh seorang gadis yang berusia 20 tahun tersebut. Gadis itu selalu memikirkan kenapa dan mengapa wanita yang harus memendam perasaan dan menunggu cinta dari seseorang.

Hal tersebut bermula pada saat gadis tersebut masih bersekolah dan mondok di pesantren, sebut saja namanya Ilaika.

"Kaa!! dititipin salam kang rehan tuh!! " ucap seorang santri

"Iya ... waalaikumsalam" Jawab Ilaik

Setelah menjawab salam tersebut Ilaika pun berterima kasih dan mulai kembali ke kamarnya sambil memikirkan tentang kang tersebut. Bukan tanpa alasan Ilaika memikirkannya.

Hal ini karena kang tersebut kerap kali menunjukkan dan memberikan perhatian berbeda terhadap Ilaika. Seperti tatapan mata, tutur bahasa, panggilan nama ke Ilaika sungguh berbeda jika di bandingkan dengan orang lain.

Ilaika berfikir bahwa kang tersebut memiliki perasaan terhadapnya, akan tetapi Ilaika membatasi dirinya untuk tidak berharap lebih terhadap kang- kang tersebut.

Walaupun begitu diam -diam Ilaika juga memiliki perasaan terhadap kang tersebut. Tapi perasaan tersebut hanya ia utarakan saat berdo'a kepada tuhanya. Akan tetapi, kadang Ilaika juga merasa tersiksa kenapa harus dirinya yang memendam perasaan ini.

Hal ini karena, Kang tersebut hanya memberikan perhatian lebih . Tidak memberikan kepastian yang pasti yang ditunggu tunggu oleh Ilaika. Dan Ilaika hanya pasrah kepada Tuhannya kemana hatinya akan dilabuhkan dan kemana ia akan bersandar.

Itulah kutipan kecil dari kisah mencintai dalam diam yang pasti teman -teman banyak yang mengalaminya.