kumparan
5 Okt 2018 11:46 WIB

Mengenal Bea Muring Melalui Kegiatan Conservacation Bersama ADES

Bea Muring, mungkin daerah ini terdengar asing di telinga Kamu. Daerah Bea Muring terletak di Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Daerah ini termasuk daerah berhawa sejuk. Tanahnya berkontur atau tidak rata berada di wilayah perbukitan dan pegunungan menjadikan tempat ini sulit dijangkau. Untuk sampai di Bea Muring Kita bisa menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan agen travel. Bandra terdekat dari Bea Muring adalah Bandar Udara Frans Sales Lega yang terletak di Ruteng , Kabupaten Manggarai dan bisa dilanjutkan menggunakan mobil selama dua jam perjalanan menuju Bea Muring.
ADVERTISEMENT
Yang menarik dari Bea Muring adalah keindahan alam yang benar-benar memanjakan mata. Barisan pegunungan yang elok, Keramah-tamahan dan senyuman warga Bea Muring. Budaya yang masih kental, kuliner yang memanjakan lidah dan hasil perkebunan serta hasil tenun yang bikin Kita ingin bawa pulang sebagai buah tangan. Dan yang paling menarik karena sumber listrik di daerah ini belum terjangkau oleh pemerintah dan warga memanfaatkan aliran sungai untuk sumber listrik. Dimana listrik dibutuhkan warga Bea Muring untuk memperlancar kegiatan sehari-hari.
Inilah kopi hasil kebun Bea Muring yang bisa dijadikan oleh-oleh Foto: dokumentasi pribadi Saya sangat beruntung bisa berkesempatan ikut mengunjungi tempat ini. Tidak hanya berkunjung tapi saya diajak untuk berkontribusi langsung melalu program ADES yang diberi nama conservacation. Conservacation ini adalah aksi peduli lingkungan yang digagas oleh ADES yang dilaksanakan bersama tokoh masyarakat yang terpilih sebagai Pejuang Air ADES dan anak-anak muda terpilih sebagai Sobat Air ADES. Kegiatan conservacation ini menggabungkan kegiatan konservasi dan liburan. Dan Saya beruntung bisa menjadi salah-satu dari sepuluh Sobat Air ADES yang bisa berkontribusi langsung bersama Romo Marsel sebagai Pejuang Air ADES di Bea Muring Nusa Tenggara Timur.
ADVERTISEMENT
Romo Marsel merupakan pastor Paroki Santo Damian Bea Muring, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, yang mendorong warga di sekitarnya mengolah aliran air sungai sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro dan membantu memenuhi kebutuhan listrik di Bea Muring. Tidak hanya itu Romo Marsel juga menggagas dibuatnya perkebunan Hortikultura di Bea Muring. Menggagas pembuatan rumah pupuk dan masih banyak hal lain yang diberikan Romo Marsel untuk Bea Muring.
Romo Marsel menjelaskan tentang pentingnya air bagi Warga Bea Muring Foto: dokumentasi pribadi Untuk itu Saya dan Ke Sepuluh Sobat Air ADES berkesempatan mengenal Bea Muring lebih dekat dan ikut berkontribusi langsung bersama Romo Marsel. Mungkin ini awal dari kegiatan yang bermanfaat bagi orang banyak dan Saya sungguh salut kepada ADES karena sudah mengadakan program ini. Semoga program ini bisa diteruskan ke daerah lain di Indonesia yang masih belum terjamah oleh bantuan pemerintah. Dan semoga Bea Muring lebih dikenal dan bisa menjadi tujuan wisata bagi orang-orang yang telah menginjakan kakinya di Nusa Tenggara Timur.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·