Tanaman Pacar Cina: Tanaman Hias dengan Segudang Manfaat

Dosen Universitas Andalas
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Doni Hariandi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada yang suka dengan tanaman hias? Pastinya banyak sekali yang suka menanam dan merawat tanaman hias. Salah satu tanaman hias yang sedang populer akhir-akhir ini adalah tanaman pacar cina. Tanaman pacar cina dikenal juga sebagai culan, pacar culan, kemuning cina, atau bhangear cina.
Pacar cina (Aglaia odorata) merupakan tanaman tropis yang berasal dari Asia Tenggara. Tanaman pacar cina terkenal karena bunganya yang harum dan sering digunakan dalam berbagai upacara tradisional serta sebagai tanaman hias. Pacar cina sudah lama dibudidayakan di berbagai negara Asia, termasuk Indonesia, Tiongkok, dan Thailand.
Pacar cina dapat tumbuh setinggi 2 hingga 6 meter dengan banyak cabang. Daunnya majemuk menyirip ganjil, tumbuh berseling panjang sekitar 13 cm, dengan 3 hingga 9 helai anak daun bertangkai pendek dengan permukaan daun muda licin mengkilap. Sedangkan bunganya rapat, berwarna kuning, dan berbau harum. Buahnya bulat lonjong, berwarna merah, dengan 1 hingga 3 biji. Pacar cina biasanya berbunga sepanjang tahun, terutama di iklim yang hangat dan lembap.
Pacar cina memiliki banyak kegunaan dan manfaat, di antaranya:
Salah satu kegunaan utama pacar cina adalah sebagai tanaman hias. Karena bunganya yang harum dan penampilannya yang menarik, tanaman ini sering ditanam di pekarangan rumah, taman, dan sebagai tanaman pot. Bunganya yang kecil namun banyak memberikan tampilan yang indah dan menarik perhatian.
Aromaterapi dan Pengharum Ruangan
Bunga pacar cina sering digunakan dalam aromaterapi karena aromanya yang menenangkan. Bunga keringnya juga dapat digunakan sebagai bahan untuk membuat potpourri atau sebagai pengharum ruangan alami. Aroma bunga ini dipercaya dapat memberikan efek relaksasi dan membantu mengurangi stres.
Penggunaan dalam Upacara Tradisional
Di beberapa budaya Asia, bunga pacar cina digunakan dalam berbagai upacara tradisional. Misalnya, dalam pernikahan, bunga ini sering digunakan untuk menghias tempat pernikahan atau sebagai hiasan pada rambut pengantin wanita. Di Tiongkok, bunga ini juga digunakan dalam upacara keagamaan dan festival.
Di samping itu, pacar cina mengandung senyawa aminopyrrolidine diamides, odorine, dan odorinol. Manfaat kesehatan dari senyawa ini yaitu memiliki aktivitas anti-tumor dan menghambat pertumbuhan kanker. Sementara ekstrak dari pacar cina juga mengandung senyawa rocaglamides, yang efektif melawan sel leukemia. Selain itu pacar cina juga digunakan untuk mengatasi perut kembung, batuk, dan mempercepat persalinan.
Untuk budidaya tanaman pacar cina cukup mudah dan tidak memerlukan perawatan yang rumit. Pacar cina umumnya tahan terhadap hama dan penyakit, tetapi tetap perlu diawasi terhadap serangan kutu daun, tungau, dan jamur.
Pacar cina merupakan tanaman yang tidak hanya indah sebagai tanaman hias, tetapi juga memiliki berbagai manfaat lain seperti aromaterapi, penggunaan dalam upacara tradisional, dan sebagai obat tradisional. Dengan perawatan yang tepat, tanaman ini dapat menjadi tambahan yang berharga di pekarangan rumah atau taman. Selain itu, aroma bunganya yang harum dapat memberikan suasana yang menyegarkan dan menenangkan.
