Konten dari Pengguna

KKN UPI Melakukan Rebranding Kampung Batu Malakasari sebagai Sektor Wisata Desa

Farin Umar Mufarrij

Farin Umar Mufarrij

Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia Jurusan Pendidikan Fisika yang melaksanakan KKN di Desa Malakasari

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Farin Umar Mufarrij tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) telah menyelesaikan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM UPI) mulai tanggal 11 Juli - 10 Agustus 2022. KKN periode tahun ini mengangkat tema Kuliah Kerja Nyata Tematik Pemberdayaan Masyarakat Berbasis SDG'S Desa.

Pembagian kelompok dilakukan dengan sistem kelompok besar. Dengan begitu terbentuklah salah satu kelompok besar yaitu Kelompok 90 yang didampingi Dosen Pembimbing Lapangan Asri Wibawa Sakti, S.Pd., M.Pd. memiliki tema “Desa Pertumbuhan Ekonomi Merata”. Dalam pelaksanaannya, kelompok 90 yang beranggotakan sebanyak 28 orang terbagi menjadi 3 kelompok kecil. Salah satunya ialah Kelompok yang pelaksanaan programnya dilakukan di daerah Kecamatan Baleendah, tepatnya Desa Malakasari.

Desa Malakasari merupakan salah satu dari delapan pembagian wilayah Kecamatan Baleendah. Pada program KKN kali ini, kelompok 90 mengangkat bidang perekonomian khususnya sektor wisata di Desa Malakasari.

Dokumentasi KKN UPI Kelompok 90. Foto: Dok. KKN UPI Kelompok 90 (Sumber: Alfrido, 2022).
Dokumentasi KKN UPI Kelompok 90 berdiskusi mengenai rebranding dengan General Manajer Kampung Batu Malakasari, Pak Haji Sepuh. Foto: Dok. KKN UPI Kelompok 90 (Sumber: Alfrido, 2022).

Pada 03/08/2022, Kelompok 90 KKN UPI mendapat kesempatan untuk berbincang secara langsung dengan General Manager Kampung Batu Malakasari. Pak Haji Sepuh, begitulah beliau akrab disapa. Dari penuturannya, nama Kampung Batu itu sendiri diambil dari lokasinya yang mana merupakan sisa pertambangan batu alam yang akhirnya dikelola oleh keluarganya pada tahun 2004 untuk kemudian dijadikan destinasi wisata.

Kampung Batu Malakasari merupakan salah satu tempat wisata yang berlokasi di Kabupaten Bandung tepatnya di Desa Malakasari. Lokasinya hanya berada sejauh 7 km dari Gerbang Tol Buah Batu. Dengan berluaskan 5 hektar, destinasi wisata dengan danau yang cantik nan ikonik ini mampu menarik pengunjung lokal, nasional, bahkan manca negara. Kondisi alamnya yang asri dan udara yang masih bersih semakin menambah poin plus untuk destinasi wisata keluarga ini.

Dokumentasi suasana Kampung Batu. Foto: Dok. KKN UPI Kelompok 90 (Sumber: Alfrido, 2022).
Dokumentasi suasana Kampung Batu. Foto: Dok. KKN UPI Kelompok 90 (Sumber: Alfrido, 2022).

Pembangunan tempat wisata ini dimulai pada tahun 2010. Tempatnya yang luas mampu menampung hingga 3500 pengunjung setiap harinya. Tentunya pengunjung dapat menikmati banyak fasilitas yang disediakan di Kampung Batu Malakasari, seperti:

  1. Tektona Waterpark

Kolam yang tersedia disini beraneka ragam. Ada kolam dengan terowongan, perosotan pelangi, juga ember air tumpah. Salah satu fasilitas unik di Tektona Waterpark adalah kolam berarus yang siap mengombang-ambing wisatawan dengan ombak buatan yang tidak kalah seru dari ombak pantai sungguhan

Dokumentasi fasilitas kolam renang. Foto: Dok. KKN UPI Kelompok 90 (Sumber: Alfrido, 2022).
Dokumentasi fasilitas ombak buatan. Foto: Dok. KKN UPI Kelompok 90 (Sumber: Alfrido, 2022).
Fasilitas perosotan pelangi. Foto: Dok. KKN UPI Kelompok 90 (Sumber: Alfrido, 2022).
  1. Penangkaran Rusa Totol dan Rumah Kelinci

Terdapat lebih dari 20 ekor rusa totol di Kampung Batu Malakasari. Dengan mengeluarkan uang Rp. 5000,- saja pengunjung sudah dapat berinteraksi dengan memberi makan rusa-rusa disini.

Fasilitas penangkarang rusa totol dan kelinci. Foto: Dok. KKN UPI Kelompok 90 (Sumber: Alfrido, 2022).
  1. Peternakan Ayam, Bebek, Angsa, dan Burung-Burung

Bukan hanya menyediakan peternakan unggas seperti ayam, bebek, dan angsa, Kampung Batu Malakasari juga memiliki peternakan kambing. Terdapat pula beberapa jenis burung hias cantik yang menambah koleksi dari tempat wisata ini.

Fasilitas peternakan angsa. Foto: Dok. KKN UPI Kelompok 90 (Sumber: Alfrido, 2022).
Fasilitas penangkaran burung. Foto: Dok. KKN UPI Kelompok 90 (Sumber: Alfrido, 2022).
  1. Outbond

Fasilitas edukasi yaitu outbound seperti naik perahu, Kukuyaan, Sasak Gitek, Flying Fox/Rumah Pohon, Outbond Kids (Terowongan Ban, Jembatan Goyang, Tiarap, Mini Wall Climbing, Ayunan Tarzan), Free Milo, dan Instruktur.

Tidak cukup sampai disitu. Masih banyak lagi fasilitas Kampung Batu yang sayang untuk dilewatkan, seperti:

  • Pengenalan Kebudayaan Sunda

  • Tempat memancing di danau

  • Mengelilingi danau dengan perahu

  • Aktivitas berkebun dan Bertani

  • Wisata kuliner di restoran

Berdirinya Kampung Batu Malakasari bukan hanya menjadi destinasi wisata ikonik Kabupaten Bandung, namun juga turut berkontribusi dalam pemerataan ekonomi di Desa Malakasari. Hal ini karena sumber daya manusia yang dipekerjakan mayoritas adalah penduduk lokal desa setempat. Pihak Kampung Batu berhasil membuka lapangan pekerjaan sekaligus mempekerjakan sejumlah sembilan puluh tenaga kerja lokal.

Kampung Batu Malakasari pernah mendapat penghargaan dari Pemerintah sebagai Destinasi Wisata yang Taat Membayar Pajak. Selain itu, penghargaan sebagai Destinasi Wisata dengan Restoran Higienis pun pernah dicapainya.

Harga tiket masuk Kampung Batu Malakasari & wahana (sudah termasuk pajak). Foto: Dok. KKN UPI Kelompok 90 (Sumber: Kampung Batu, 2022).

Informasi terbaru dapat ditemukan di sosial media Kampung Batu Malakasari yaitu Instagram @kampungbatu dan Tiktok @kampungbatu.co. Dapat juga menghubungi No Telp: ‭(022) 85939653/0821-3025-6515‬‬

Kampung Batu Malakasari mulai beroperasi pada pukul 08.00 - 16.00 WIB, dan pukul 08.00 - 17.00 WIB untuk weekend.

Alamat: Jalan Raya Banjaran Rencong, Desa Malakasari,, Baleendah, Bandung, Jawa Barat, Indonesia, 40375