Konten dari Pengguna

Pelatihan Hidroponik Rumahan oleh Mahasiswa KKN UNDIP Menghasilkan Tanaman Sehat

Donna Nabila
Mahasiswa Agroekoteknologi KKN Universitas Diponegoro Tim I 2023/2024
7 Februari 2024 17:37 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Donna Nabila tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Penyuluhan dan pembinaan budidaya hidroponik rumahan.
zoom-in-whitePerbesar
Penyuluhan dan pembinaan budidaya hidroponik rumahan.
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Pekalongan (25/1), Penyuluhan dan pembinaan budidaya hidroponik rumahan oleh Mahasiswa Agroekotekologi KKN UNDIP TIM I 2023/2024 bersama Ibu-ibu PKK Desa Limbangan yang menghasilkan tanaman sehat tanpa pestisida dengan biaya yang murah dan perawatan yang mudah.
ADVERTISEMENT
Mayoritas penduduk Desa Limbangan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan bekerja sebagai petani di perkebunan kopi, karet, pinus, tebu, dan sengon. Petani di Desa Limbangan tidak menanam sayur atau buah-buahan karena memiliki risiko gagal panen yang besar. Perawatan pada tanaman sayur dan buah-buahan di Desa Limbangan tergolong mahal karena harga pupuk yang cukup tinggi, air yang tersedia di Desa Limbangan minim dan lahan yang digunakan para petani bukan lahan pribadi melainkan lahan orang lain.
Hidroponik rumahan merupakan salah satu solusi yang dapat dilakukan karena tidak membutuhkan biaya yang mahal, lahan yang luas dan air yang banyak untuk medapatkan hasil produk tani yang diinginkan. Hidroponik ialah sistem dalam berkebun yang tidak menggunakan media tanam seperti tanah, melainkan dengan menanam tanaman dalam larutan air dan nutrisi dengan rockwool. Sistem kerja hidroponik rumahan ialah dengan wick system atau sistem sumbu, dimana pemberian asupan nutrisi melewati akar yang disalurkan dengan media berupa sumbu seperti kain flanel.
Hidroponik rumahan menggunakan wick system pada tanaman sawi dengan umur 10 hari setelah tanam
Sistem hidroponik rumahan yang dikenalkan kepada Ibu-ibu PKK Desa Limbangan dengan menggunakan ember bekas dengan ukuran 31cm x 24cm x 8.5cm, kain flanel, dan netpot. Langkah awal hidroponik rumahan ialah dengan melakukan penyemaian benih sawi menggunakan rockwool yang telah dibasahi air hingga lembab dan ditaruh pada ruangan tanpa sinar matahari selama semalam hingga pecah benih. Benih yang telah berkecambah ditaruh sinar matahari agar tidak terjadi etiolasi atau kurus, tinggi, langsing (kutilang) dan dijaga kelembabannya.
ADVERTISEMENT
Tujuh hari setelah semai, benih sawi sudah memiliki empat daun sejati yang sudah siap dilakukan pidah tanam. Proses pindah dilakukan tanam dengan mempersiapkan bak yang sudah diisi air sebanyak 2 L dan dicampur 10 mL nutrisi A dan 10 mL nutrisi B. Nutrisi AB Mix berfungsi sebagai unsur hara mikro dan makro tanaman agar tumbuh secara efisien. Bekas sterofoam yang telah di lubangi, dimasukan netpot dan kain flanel, taruh rockwool yang telah diisi benih pada netpot. Pemberian nutrisi AB Mix dilakukan satu minggu setelah pindah tanam dengan dosis 18mL nutrisi A dan nutrisi B. Tanaman sawi siap panen saat berumur 45 hari setelah tanam.
Penulis: Donna Nabiela Koemala (Mahasiswa Agroekoteknologi Universitas Diponegoro)
ADVERTISEMENT
Dosen Pembimbing: Yuli Christyono, ST, MT
KKN Tim I Universitas Diponegoro Semarang 2023/2024