Konten dari Pengguna

Dokumen Jeffrey Epstein

Donny Syofyan

Donny Syofyan

Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Donny Syofyan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumber Foto: https://www.shutterstock.com/editorial/image-editorial/demonstrators-gather-foley-square-protest-ghislaine-maxwell-12631056a
zoom-in-whitePerbesar
Sumber Foto: https://www.shutterstock.com/editorial/image-editorial/demonstrators-gather-foley-square-protest-ghislaine-maxwell-12631056a

Pada tahun 2002 Jeffrey Epstein pernah ditanya tentang teman-temannya yang terkenal. Dia tidak mengungkapkan nama-nama mereka tetapi menyebutnya sebagai ‘investasi.’ Epstein paham bahwa koneksi itu penting. Karenanya dia menciptakan banyak koneksi, bahkan dia menyebutnya ‘koleksi.’

Dokumen yang dulu pernah ditutupi sekarang telah diungkapkan. Itu bukan sembarang koleksi. Dokumen ini berisi daftar eklektik orang-orang terkenal. Mereka memiliki dua kesamaan, orang-orang terkenal dan mereka mengenal Epstein.

Pada tahun 2000-an Epstein adalah sebuah nama besar. Tidak ada yang mengetahui apa yang dilakukannya, tetapi mereka semua tahu dia sangat kaya. Jadi banyak orang ini ingin terlihat pernah atau selalu bersamanya.

Di atas kertas Epstein adalah seorang pemodal, tetapi di balik layar dia adalah seorang predator seksual. Pada awal 2010-an dia dituduh melakukan pelecehan seksual pada gadis-gadis di bawah umur. Pada Juli 2019 dia ditangkap di New Jersey.

Dia didakwa melakukan perdagangan seks. Jika terbukti dia akan menghabiskan 45 tahun di penjara. Tetapi pada bulan Agustus Epstein ditemukan tewas. Dia meninggal karena bunuh diri di penjara Manhattan, tetapi kasusnya tidak mati bersamanya, bahkan kian membesar.

Sekarang, 5 tahun kemudian, dia kembali menghantui rekan-rekan terdekatnya. Lebih dari 100 nama orang-orang yang terhubung dengan Epstein telah dipublikasikan. Mereka semua disebutkan dalam gugatan.

Dulu nama-nama mereka dirahasiakan atas perintah pengadilan, tetapi sekarang nama mereka tidak ditutup-tutupi lagi. Daftarnya beragam. Ada nama orang-orang yang dituduh melakukan kesalahan, orang-orang yang mengajukan tuduhan dan mereka yang menjadi saksi potensial atau sekadar bergaul dengannya.

Semua nama itu ada di sana. Mari kita mulai dari yang paling besar. Yang pertama adalah Bill Clinton, presiden ke-42 Amerika Serikat. Dalam dokumen pengadilan tersebut, Clinton disebut 'Doe 36' dan namanya disebut sebanyak 50 kali.

Menurut seorang korban, Epstein pernah mengatakan kepadanya bahwa Bill Clinton menyukai gadis-gadis yang muda. Clinton jelas membantah semua ini, tetapi ada catatan bahwa Clinton pernah menggunakan pesawat Epstein bahkan setelah dia meninggalkan Gedung Putih. Dia menggunakannya untuk melakukan perjalanan ke Bangkok dan Paris.

Lalu ada Pangeran Andrew, seorang pangeran kerajaan Inggris. Dia dituduh melakukan pelecehan seksual oleh Virginia Giuffre pada tahun 2022. Dia mencapai penyelesaian di luar pengadilan dengan Virginia. Dia masih menyangkal tuduhan itu. Dia telah dilucuti dari melakukan tugas-tugas kerajaan.

Dokumen-dokumen ini mengungkapkan rincian dugaan kejahatan seksual pangeran yang terkenal itu. Korban selamat lainnya selain Giuffre telah mengeklaim bahwa Andrew pernah meraba-rabanya.

Ada juga nama selain seperti Stephen Hawking. Epstein membicarakannya lewat email. Rupanya ada klaim itu bahwa sang ilmuwan ini pernah mengambil bagian dalam ‘Underage Orgy.’ Epstein bersedia membayar untuk membuktikan bahwa tuduhan itu salah.

Ada banyak orang lain. Mereka semua disebutkan secara luas. Epstein berbicara tentang komunikasi telepon bersama mereka. Sejauh ini tidak ada klaim pelecehan terhadap mereka. Daftar ini termasuk bintang pop Michael Jackson, aktor Kevin Spacey, pesulap David Copperfield, pemenang Nobel Lawrence Krauss, aktor Leonardo DiCaprio dan model Naomi Campbell.

Lebih banyak dokumen akan diungkapkan ke publik dalam beberapa hari mendatang. Pihak PR kini berjuang habis-habisan mencegah efek kerusakan lebih dalam. Ada suatu masa ketika hampir semua orang terkenal ingin berteman dengan Epstein.

Sekarang mereka tidak bisa melarikan diri bahwa mereka punya hubungan dengannya. Epstein memang sudah tiada tetapi sosoknya masih menghantui teman-teman lamanya.