Lahirnya PANCA SILA & Perancangan Lambang Negara

DotCom Creative Solutions adalah website penyedia jasa web design, digital marketing, advertising dan branding di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi kami di info@dotcom.id atau +62 21 666 747 33
Tulisan dari Dotcom Creative Solutions tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tepat pada hari ini, tanggal 1 Juni ditetapkan menjadi hari libur nasional untuk memperingati hari lahirnya pancasila.
FYI, sejak tahun 1970 pemerintah tidak memperingati hari lahirnya pancasila dan baru diperingati lagi pada tahun 2017 ini. Hal tersebut terjadi dikarenakan adanya upaya dari suatu pihak untuk meniadakan Ir.Soekarno dalam pembuatan dasar negara.
Hari kesaktian pancasila tidak sama loh dengan hari lahirnya pancasila, hari lahirnya pancasila merupakan pengolahan konsep dasar negara yang dibuat oleh Soekarno.
Pidato bung karno di depan BPUPKI merupakan asal mula terbentuknya pancasila. Ide pancasila diciptakan oleh Bung Karno selama menjalani pengasingannya di Ende, NTT.
Selain Bung Karno, M Yamin dan Dr. Soepomo juga mengusulkan dasar negara, namun yang diterima oleh BPUPKI adalah “pancasila” yang merupakan rancangan Bung Karno.
Lambang negara yang saat ini digunakan, Garuda pancasila sebelumnya terdapat usulan rancangan gambar dan beberapa perubahan hingga menjadi Garuda Pancasila yang sampai saat ini digunakan.
Gambar Garuda Pancasila dirancang oleh Sultan Hamid II dan terdapat usulan lambang negara yang di usulkan oleh Moh Yamin, namun ditolak, dikarenakan terdapat icon matahari yang identik dengan jepang pada waktu itu.
1. Usulan lambang negara yang dibuat oleh Moh Yamin.

2. Rancangan lambang Garuda Pancasila oleh Sultan Hamid II

3. Perubahan dilakukan karena Garuda Pancasila sebelumnbya menyerupai Tunggangan Dewa Wisnu karena memiliki tangan.

4. Bungkaro menambahkan jambul pada kepala Garuda dan jadilah Garuda Pancasila yang digunakan hingga saat ini.

