Epidemiologi itu ilmu apa?

National Board Member Indonesian Red Cross, Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat IAKMI, Ketua Komite Etik Penelitian Kesehatan dan Ketua Senat Universitas Esa Unggul.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Dr CSP Wekadigunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Selama pandemi COVID-19 ini kita banyak sekali mendengar istilah epidemiologi. Mereka yang ahli dalam bidang ini disebut Epidemiolog. Profesi ini menjadi populer dan banyak dicari oleh para wartawan untuk diminta keterangannya mengenai situasi terkini serangan COVID-19. Sebenarnya, apa yang dipelajari dalam epidemiologi? Banyaknya pertanyaan tentang epidemiolog dan epiemiologi inilah yang mendorong penulis membuat tulisan ini.
Epidemiologi adalah ilmu yang berkenaan dengan situasi penyakit yang terjadi di komunitas/masyarakat. Itu sebabnya ilmu ini dipelajari oleh para ahli kesehatan masyarakat (Public Health Professional). Para dokter, dokter hewan, dokter gigi dan perawat bisa mendapatkan pelajaran ini dengan lebih detil dan menjadi epidemiolog, jika mengambil bidang master/strata-2 dalam bidang kesehatan masyarakat. Magister Kesehatan Masyarakat atau Master of Public Health. Ada juga yang kemudian mengambil Ph.D atau strata-3 dalam bidang kesehatan komunitas ini.
Pakar Kesehatan Masyarakat
Epidemiologi adalah suatu ilmu dalam area kesehatan masyarakat yang mempelajari faktor-faktor, frekuensi dan distribusi/penyebaran suatu penyakit. Ilmu ini penting dipelajari untuk dapat memprediksi adanya kemungkinan outbreak/wabah suatu penyakit, dan menentukan berapa lama wabah akan bertahan dan kapan akan lenyap. Tidak semua dokter atau orang-orang yang berkecimpung dalam bidang kesehatan memahami epidemiologi ini. Hanya mereka yang mengambil gelar Strata-2 (dan strata-3) dalam bidang kesehatan masyarakatlah yang mempelajari ilmu ini dengan detil.
Ilmu ini menghitung berapa jumlah kasus baru, jumlah keseluruhan kasus, membandingkannya dengan tahun sebelumnya dan banyak lagi perhitungan yang cukup menguras tenaga dan otak.
Istilah-istilah dalam epidemiologi yang perlu anda tahu:
Epidemi, yaitu suatu kejadian penyakit yang menyangkut sejumlah besar organisme dan meluas dengan sangat cepat penukarannya. Epidemi disebut dalam bahasa awam sebagai wabah penyakit.
Endemi, adalah suatu kejadian penyakit yang 'normal' terjadi di wilayah tertentu. Suatu keadaan dimana bibit penyakit tersebut tidak menyebar dengan cepat tetapi sudah dapat dikendalikan. Kita semua menunggu sampai COVID-19 dinyatakan endemik ini.
Pandemi, adalah suatu kejadian penyakit yang penularannya amat cepat dan meluas hingga melintasi negara dan benua. Seperti COVID-19 hingga saat ini (meski sudah tahun ke-3) masih disebut sebagai pandemi global.
Nah, seorang Epidemiolog berhak menentukan apakah suatu daerah mengalami endemi, epidemi atau pandemi. Mereka akan memperlihatkan serangkaian perhitungan dan data-data yang membuat mereka bisa menyimpulkan apa yang terjadi dan memperkirakan apa yang akan datang.
Perhitungan-perhitungan dan prediksi dari para ahli Epidemiologi inilah yang seharusnya digunakan sebagai pertimbangan membuat kebijakan baik di tingkat daerah, maupun pusat. Misalnya, apakah tepat membuka pertemuan tatap muka 100% bagi anak sekolah? Dapatkah anak sekolah cukup dengan bersekolah secara hybrid dan hanya 50% dari siswa di dalam kelas? Apakah perlu memberikan edukasi kepada para orangtua bagi persiapan sekolah tatap muka? Apakah perlu melarang ibadah-ibadah yang melibatkan kerumunan? serta banyak lagi isu yang perlu nasehat dari para Epidemiolog ini.
Penulis rasa, sekilas tentang Epidemiologi ini dapat memberi wawasan dan kita semua menghargai peran dari para ahli ini dalam perannya menuntaskan pandemi COVID-19 ini.
Jakarta, 17 Februari 2022
Dr. CSP Wekadigunawan, MPH, Ph.D
Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia
Ketua Komisi Etik Penelitian Kesehatan Universitas Esa Unggul
