Konten dari Pengguna

Harya Setyaka Dillon: Pakar Transportasi di Kursi Wakil Ketua DTKJ 2026-2029

Dewan Transportasi Kota Jakarta

Dewan Transportasi Kota Jakartaverified-green

merupakan lembaga merupakan lembaga independen yang berkedudukan di daerah sebagai forum konsultasi dan koordinasi antara masyarakat dan Pemerintah Daerah.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dewan Transportasi Kota Jakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dokumentasi: Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Dokumentasi: Pribadi

Wakil Ketua Terpilih Dewan Transportasi Kota Jakarta 2026-2029

Jakarta – Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) resmi memulai babak baru untuk periode 2026-2029. Dalam bursa pemilihan pengurus inti, nama pakar transportasi Harya Setyaka Dillon atau yang akrab disapa Koko Dillon, resmi terpilih sebagai Wakil Ketua DTKJ untuk tiga tahun ke depan.

Terpilihnya Koko mendampingi jajaran pengurus baru ini membawa angin segar bagi publik transportasi di Jakarta. Sosok Harya sendiri bukan orang baru di dunia mobilitas perkotaan. Sebelumnya, ia dikenal luas sebagai Sekretaris Jenderal Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) 2019-2022 dan aktif memberikan kritik serta masukan konstruktif bagi pengembangan integrasi antarmoda di ibu kota.

Fokus pada Integrasi dan Keamanan

Dihubungi setelah penetapan, Harya menekankan bahwa tantangan Jakarta ke depan bukan lagi sekadar menambah armada, melainkan bagaimana menciptakan sistem transportasi yang inklusif dan berkelanjutan.

"Jakarta sudah punya modal bagus dengan MRT, LRT, dan Transjakarta. Tugas kami di DTKJ adalah memastikan konektivitas 'last mile' semakin mudah dan aman bagi warga," ujarnya.

Beberapa poin krusial yang diprediksi akan menjadi fokus Harya Dillon bersama DTKJ periode 2026-2029 meliputi:

Optimalisasi Tarif Integrasi: Mendorong skema tarif yang lebih terjangkau bagi pengguna lintas operator.

Keamanan Transportasi Publik: Memperketat standar keamanan untuk menekan angka kriminalitas dan pelecehan di transportasi umum.

Transportasi Ramah Lingkungan: Mempercepat transisi armada bus listrik untuk mendukung target emisi nol Jakarta.

Menjadi Jembatan antara Warga dan Pemerintah

Sebagai lembaga ad-hoc yang berfungsi memberikan saran dan pertimbangan kepada Gubernur DKI Jakarta, peran DTKJ sangat vital. Harya menegaskan bahwa dirinya ingin membawa DTKJ menjadi lembaga yang lebih "mendengar" suara pengguna jalan, mulai dari pejalan kaki hingga pengguna angkutan umum harian.

Kehadiran sosok akademisi sekaligus praktisi seperti Harya diharapkan mampu memberikan rekomendasi yang berbasis data (evidence-based policy) namun tetap manusiawi bagi warga Jakarta.

Penetapan pengurus DTKJ periode 2026-2029 ini juga menandai dimulainya estafet kepemimpinan dari periode sebelumnya yang fokus pada perluasan rute Transjakarta ke wilayah penyangga (Transjabodetabek). Kini, publik menanti terobosan baru dari duet pimpinan DTKJ yang baru untuk mewujudkan Jakarta yang benar-benar bebas macet.