Sugihardjo Resmi Pimpin Dewan Transportasi Kota Jakarta Periode 2026-2029

merupakan lembaga merupakan lembaga independen yang berkedudukan di daerah sebagai forum konsultasi dan koordinasi antara masyarakat dan Pemerintah Daerah.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Dewan Transportasi Kota Jakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

JAKARTA – Estafet kepemimpinan di tubuh Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) resmi berganti. Ir. Sugihardjo, M.Si., tokoh senior yang telah malang melintang di dunia perhubungan, terpilih secara resmi sebagai Ketua DTKJ untuk masa jabatan 2026-2029.
Pemilihan yang berlangsung dalam suasana demokratis ini menandai babak baru bagi lembaga yang menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam merumuskan kebijakan mobilitas perkotaan. Sugihardjo akan memimpin jajaran anggota DTKJ yang terdiri dari perwakilan pakar transportasi, operator, pengguna jasa, hingga lembaga swadaya masyarakat.
Rekam Jejak dan Visi Masa Depan
Sugihardjo bukanlah nama baru di sektor transportasi Indonesia. Dengan latar belakang pendidikan teknis dan pengalaman panjang sebagai birokrat di kementerian terkait, ia dinilai memiliki kapasitas untuk menjawab tantangan integrasi transportasi di Jakarta yang semakin kompleks.
Dalam sambutan perdananya, Sugihardjo menekankan beberapa poin krusial yang akan menjadi fokus kerja DTKJ selama tiga tahun ke depan:
Penyelesaian Integrasi Antarmoda: Memastikan konektivitas antara MRT, LRT, TransJakarta, dan Commuter Line berjalan tanpa hambatan fisik maupun tarif.
Optimalisasi Transportasi Berkelanjutan: Mendorong penggunaan energi bersih pada armada transportasi publik untuk mendukung target emisi nol.
Pemanfaatan Teknologi Digital: Memperkuat ekosistem MaaS (Mobility as a Service) guna memudahkan warga dalam merencanakan perjalanan melalui satu aplikasi terpadu.
Menghadapi Tantangan Jakarta Pasca-IKN
Tugas Sugihardjo diprediksi tidak akan mudah. Meskipun status ibu kota akan berpindah, Jakarta tetap diproyeksikan menjadi pusat ekonomi berskala global.
"Tantangan kita bukan lagi sekadar mengurai kemacetan, melainkan bagaimana menciptakan sistem transportasi yang inklusif, ramah penyandang disabilitas, dan mampu menggerakkan roda ekonomi Jakarta sebagai kota global," ujar Sugihardjo di hadapan awak media.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap, di bawah kepemimpinan Sugihardjo, DTKJ dapat memberikan rekomendasi yang lebih tajam, berbasis data (data-driven), dan mampu mengakomodasi aspirasi masyarakat luas.
