5 Mitos yang Jangan Dilakukan Saat Mendaki

INGAT!! Di dunia ini kita tidak pernah sendirian....
Tulisan dari Dukun Millenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mendaki gunung merupakan salah satu olahraga yang ekstrem. Selain karena bertarung dengan alam bebas, kita akan dipaksa menyesuaikan dengan iklim yang sangat berbeda dengan lingkungan sehari-hari.
Selain perlunya kondisi fisik yang fit, konon menurut banyak kesaksian para pendaki gunung, mental yang kuat lebih sangat dibutuhkan guna bisa melawan semua hal-hal yang sifatnya mengganggu proses pendakian.
Nah, dalam proses pendakian ini hadir berbagai mitos yang katanya bisa mengancam mental si pendaki. Mulai dari beberapa larangan kegiatan maupun ucapan berikut 5 mitos yang dianggap fatal jika dilakukan saat mendaki.
1. Berkata Kotor
Gunung sering dianggap sebagai paku bumi dan menjadi juru kunci dari dunia gaib juga sehingga ketika kita berada di gunung jangan banyak tingkah apalagi sering berteriak-teriak meluapkan kata kotor yang bertentangan dengan norma adat setempat.
Karena konon katanya siapapun yang berucap sembarangan akan bernasib sial bahkan bisa mengancam nyawa mulai dari tersesat dan dikejar mahluk astral atau hewan buas.
2. Hindari Mendaki Saat Haid
Kita tahu meski pendakian gunung sangat ekstrim, akan tetapi para kaum hawa tidak sedikit yang menjadikan mendaki gunung sebagai hobinya. Akan tetapi bagi kamu yang hendak mendaki namun sedang mengalami datang bulan, sebaiknya ditunda dulu agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan karena konon katanya jika ada perempuan yang haid berada di hutan maka akan banyak mahluk gaib yang mengikutinya bahkan hingga sampai pulang ke rumah.
3. Jangan Gunakan Parfum
Hampir sama dengan mitos perempuan yang datang bulan, penggunaan parfum saat mendaki gunung juga dipercaya mampu memancing mahluk gaib sebangsa jin dan lainnya mendekat ke arah mu dan biasanya akan mengganggu konsentrasi kalian dalam proses pendakian seperti munculnya halusinasi dan sebagainya.
4. Bersiul di Waktu Malam
Jika kamu sedang mendaki gunung dan bermalam di pos-pos pendakian, sebaiknya jangan terbawa suasana bahagia hingga bernyanyi-nyanyi dan bersiul. Karena menurut mitos jika dilakukan hal tersebut bisa memanggil hewan buas dan tak ketinggalan mahluk tak kasat mata.
5. Jangan Cerita Soal Hantu
Jika kamu mendaki dengan berkelompok sebaiknya lebih berhati-hati jika ingin bercerita tentang situasi gunung, terutama jika ada kejadian mengganjal serta di luar nalar seperti gangguan hantu. Karena dikhawatirkan akan mengganggu mental kawananmu hingga akan sulit dilanjutkan proses pendakian, jadi kalo ada kejadian horor yang kamu alami lebih baik simpan saja hingga balik ke pos awal pendakian.
