Kesaktian Mistis Prabu Siliwangi

INGAT!! Di dunia ini kita tidak pernah sendirian....
Tulisan dari Dukun Millenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Prabu Siliwangi dan Silmuan Harimau (Foto: boombastis.com)
Raden Pemanah Rasa, atau juga yang terkenal sebagai Prabu Siliwangi, adalah seorang raja terkenal dari kerajaan Padjajaran (yang sebelumnya merupakan kerajaan Gajah). Ia dikenal sebagai seorang raja yang sangat berjasa atas banyaknya keberhasilkan ekspansi Padjajaran di tanah Sunda berkat kesaktiannya. Hal itu tidak bisa dilepaskan dari kegemarannya dalam meditasi dan mecari kesaktian. Suatu kegemaran yang selalu ia sempatkan bahkan dalam pengembaraannya yang paling jauh sekalipun.
Pada suatu pengembaraan, dikisahkan Prabu Siliwangi menyempatkan diri untuk bertapa sembari beristirahat di dekat sebuah air terjun bernama ‘Curug Sawer’. Saat sedang beristirahat, ia didatangi oeh sesosok harimau putih jadi-jadian. Tak pelak, pertarungan antara Prabu Siliwangi dan harimau putih jadi-jadian itu pun meletus. Keduanya bertarung dengan sangat sengit, hingga akhirnya kesaktian Prabu Siliwangi menaklukan makhluk jadi-jadian tersebut.
Sebagai imbalan atas kemenangan Prabu Siliwangi, siluman harimau putih lantas tunduk dan memberikannya suatu pusaka berupa sebuah kulit harimau sakti. Dengan pusaka itu, konon Prabu Siliwangi dapat terbang layaknya burung, dapat menghilang, serta dapat berjalan sekencang angin. Selain itu, pusaka itu memberikan kuasa pada Prabu Siliwangi untuk memerintahakan bala tentara astral. Dengan kesaktiannya yang semakin bertambah, ditambah oleh siluman harimau putih yang tunduk setia padanya, kerajaan Padjajaran mulai meluaskan area teritorinya.
Di tahun-tahun itu, Prabu Siliwangi memerintahkan Eyang Jaya Perkasa untuk membuat tiga senjata keramat. Senjata-senjata itu tidak lain adalah senjata kujang yang tiap-tiap pegangannya diberi bentuk harimau dengan warna yang berbeda-beda. Kujang pertama berwarna hitam, dibuat dari batu meteor yang jatuh dari langit. Kujang kedua berwarna kuning, dibuat dari api yang dibekukan menjadi besi kuning. Kujang ketiga berwarna putih, dibuat dari besi biasa namun direndam oleh air suci sehingga berwarna putih mengkilat. Ketiga senjata keramat itulah yang kemudian dinamai sebagai ‘Kujang Tiga Serangkai’.
