Kumpulan Kisah Hantu Lawang Sewu Part 1

INGAT!! Di dunia ini kita tidak pernah sendirian....
Konten dari Pengguna
13 September 2020 12:11
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Dukun Millenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kumpulan Kisah Hantu Lawang Sewu Part 1 (99051)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Lawang Sewu, dok: pixabay
Siapa saja yang mendengar kata 'Lawang Sewu' rasanya akan merasakan sensasi horor yang khas terutama bagi Sobat Dukun yang pernah langsung eksplorasi bangunan peninggalan Belanda yang berlokasi di kota Semarang ini.
ADVERTISEMENT
Selain menyimpan banyak nilai sejarah yang ditinggalkan, bangunan yang dibangun pada 1904 oleh Belanda itu juga terkenal angker. Selain itu sudah banyak juga warganet yang mempublikasikan kisah horornya di media sosial mereka terkait Lawang Sewu ini.
Cerita yang banyak itu memang berbanding lurus dengan banyaknya mahluk yang menghuni bangunan Wilhelminaplein (sebutan Belanda). Mulai dari kasus pemerkosaan hingga kisah heroik menghiasi sejarah kisah perhantuan di Lawang Sewu.

Kisah Hantu Noni Belanda

Kumpulan Kisah Hantu Lawang Sewu Part 1 (99052)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hantu perempuan, dok: pixabay
Menurut mitosnya dahulu ketika masa penjajahan Jepang, terjadi kasus pemerkosaan tentara Jepang terhadap sekitar puluhan noni Belanda. Usai diperkosa di Lawang Sewu, tentara Jepang langsung memenggal kepala noni-noni Belanda nan malang itu yang menyebabkan munculnya kisah mistis.
Kisah hantu Noni Belanda ini pernah disampaikan lewat kesaksian seorang pria yang mengakui melihat penampakan sosok noni Belanda ketika dirinya sedang memancing di sekitar sungai Lawang Sewu. Pria itu mengakui sosok si noni Belanda memang tidak mengganggu namun hanya mondar-mandir dengan menampilkan wajah pucatnya yang cantik bersimbah darah dan tersenyum.
ADVERTISEMENT

Kisah Prajurit Belanda Penjaga Pintu

Kumpulan Kisah Hantu Lawang Sewu Part 1 (99053)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi prajurit, dok: pixabay
Menurut salah seorang penjaga gedung Lawang Sewu, salah satu titik di mana sosok makhluk kasat mata itu kerap memperlihatkan diri adalah bagian pintu depan paling barat atau paling timur. Dipercaya sosok penjaga di pintu dengan arah berlawanan itu adalah para serdadu tentara Belanda lengkap dengan senjata laras panjang.
Konon jika seseorang menyadari serdadu hantu itu, maka akan diawali dengan hembusan angin agak kencang atau semilir dan bau-bau misterius mulai wangi, kemenyan sampai anyir darah membusuk.

Misteri Teriakan

Kumpulan Kisah Hantu Lawang Sewu Part 1 (99054)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi teriakan, dok: pixabay
Selain misteri Noni dan Serdadu, kisah horor juga datang dari salah satu bagian depan halaman gedung yakni sebuah sumur tua yang setiap harinya selalu dikunci dan tak pernah dibuka. Sumur tua itu berbentuk tembok meninggi dengan bagian dasar tanah dan bagian atapnya adalah genting warna merah.
ADVERTISEMENT
Konon di malam-malam hari nan sepi kerap terdengar suara teriakan kesakitan, tangisan dan ketakutan dari tentara Belanda. Sejarah menyebutkan di tempat itulah banyak tentara Belanda yang tewas dengan disembelih oleh para tentara Jepang sehingga kabarnya arwah mereka penasaran.

Bayangan Hitam Lantai 3

Kumpulan Kisah Hantu Lawang Sewu Part 1 (99055)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayangan hitam, dok: pixabay
Ketika Sobat Dukun mengeksplorasi wilayah Lawang Sewu konon katanya ada salah satu juru kunci di sana yang bisa memperlihatkan keangkeran Lawang Sewu.
Hal itu bisa dilihat di sebuah ruangan di lantai tiga Lawang Sewu. Konon juru kunci itu bisa memanggil sang 'penunggu' yang muncul dalam sosok bayangan yang menggantung di langit-langit. Hanya saja, tak semua pengunjung bisa diajak melihat kesempatan istimewa tersebut.

Aroma Aneh Ruang Bawah Tanah

Di ruang bawah tanah Lawang Sewu terdapat penjara berdiri. Saat itu sebanyak 5-6 orang tahanan dijejalkan ke dalam kotak berdiameter sekitar 60 cm x 1 meter, para tahanan itu berdiri berdesakan kemudian ditutup pintu besi sampai mereka semua mati. Jika masih ada yang hidup, maka kepala mereka akan dipenggal dan mayat dibuang ke sungai kecil di samping Lawang Sewu.
ADVERTISEMENT
Konon karena aksi penyiksaan di penjara berdiri itu, sampai kali ini masih bisa tercium aroma-aroma aneh mulai seperti bau anyir darah yang membuat bulu kuduk berdiri.
Bersambung...
Sumber : Kaskus
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020