Konten dari Pengguna

Manfaat Puasa Apit Weton

Dukun Millenial

Dukun Millenial

INGAT!! Di dunia ini kita tidak pernah sendirian....

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dukun Millenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi puasa. Dok: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi puasa. Dok: pixabay

Puasa weton merupakan jenis puasa yang dilakukan pada hari kelahiran seseorang, dilakukan dengan perhitungan waktu mulai berpuasa dan menutup puasa menurut perhitungan hari dan Jam dalam kalender jawa.

Puasa ini dipercaya dapat meningkatkan kegaiban sukma seseorang, selain itu puasa ini biasa dilakukan supaya terkabulnya hajat seseorang yang bersifat penting dan mendesak serta untuk menjaga kedekatan hubungan dengan para leluhur, agar selalu peka rasa dan batin, kuat sukmanya, peka firasatnya, diberi keberkahan dan dilancarkan rezekinya.

Ilustrasi roh leluhur. Dok: pixabay

Konon menurut masyarakat yang mempercayai ajaran kejawen, puasa apit weton adalah momen di mana kita memperhatikan kembaran gaib kita atau sering disebut roh sedulur.

Berikut ini adalah hitungan hari dalam puasa apit weton:

  • Puasa Weton Satu Hari Penuh

Puasa weton ini dilakukan dalam kurun waktu 1x24 jam atau satu hari penuh. Jika seseorang lahir pada Kamis Pahing, maka ia memulai puasanya pada sehari sebelumnya yaitu hari Rabu Legi pukul 17.00 hingga Kamis Pahing pukul 17.00.

  • Puasa Apit Weton 3 Hari 3 Malam

Puasa ini dilakukan selama 3 hari Jawa tanpa putus. Artinya puasanya dimulai pada sehari sebelum hari kelahiran, hari kelahiran, dan satu hari setelahnya.

  • Puasa weton 3 hari 3 malam selama 7 bulan.

Tabel Hari, Pasaran dan Neptu, Dok: Pribadi

Puasa ini dilakukan sebagai mana puasa apit weton 3 hari 3 malam. Hanya saja, puasa ini dilakukan selama 7 kali atau 7 bulan. Biasanya puasa apit weton dengan waktu selama ini dilakukan bagi seseorang yang memiliki hajat besar dalam hidupnya.

Sekian pembahasan mengenai puasa apit weton. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan bagi para pembaca.