Konten dari Pengguna

‌Mengenal Tradisi Nginang

Dukun Millenial

Dukun Millenial

INGAT!! Di dunia ini kita tidak pernah sendirian....

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dukun Millenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seorang nenek yang sedang menginang. Dok: wikimedia
zoom-in-whitePerbesar
Seorang nenek yang sedang menginang. Dok: wikimedia

Tradisi nginang merupakan kegiatan mengunyah kinang yang terdiri dari pinang, sirih, gambir, tembakau, kapur, dan cengkih. Nginang merupakan sebuah tradisi warisan yang dahulu biasa dilakukan oleh orang yang suka memakan kudapan. Kalau saat ini bisa diibaratkan seperti permen atau makanan ringan lainnya.

Konon kebiasaan menginang telah tercatat para musafir Tiongkok sejak dua abad sebelum Masehi. Kemudian, sirih pinang juga merupakan simbol bagi adat Melayu. Hal ini dibuktikan berdasarkan tradisi lisan Melayu berupa sastra, misalnya sirih pembuka pintu rumah, sirih pembuka pintu hati.

Tradisi nginang bagus untuk kesehatan gigi. Dok: pixabay

Menginang awalnya dilakukan orang agar aroma mulut menjadi lebih sedap, namun hal ini malah menjadi kebiasaan yang menimbulkan rasa nikmat yang kemudian menjadi candu sehingga sulit untuk dilepaskan. Di sisi lain, menginang ternyata bagus untuk alternatif perawatan gigi. Menginang juga dapat menyembuhkan luka di mulut, menghentikan pendarahan gusi, dan bagus dijadikan obat kumur.

Masyarakat Jawa masih sangat percaya terhadap dampak positif dari tradisi nginang. Hal ini dapat dibuktikan masih banyak nenek-nenek masyarakat jawa yang masih melakukan tradisi nginang, mereka yakin bahwa dengan melakukan nginang maka gigi akan terasa sehat dan kuat.

Daun sirih menjadi salah satu bahan untuk nginang. Dok: pixabay

Tradisi nginang rupanya memiliki filosofi yang diambil dari beberapa bahan yang digunakan, berikut penjelasannya:

  1. Sirih bermakna sifat rendah hati seseorang, memberi, serta senantiasa memuliakan orang lain.

  2. Pinang bermakna keturunan yang baik.

  3. Kapur dan Tembakau melambangkan ketabahan hati dan rela menolong sesama.

  4. Gambir bermakna kesabaran dan keteguhan hati seseorang.

Sekian pembahasan seputar tradisi nginang, semoga artikel ini bisa menambah wawasan Sobat Dukun sekalian.