Konten dari Pengguna

Mengungkap Misteri Sumpah Pocong

Dukun Millenial

Dukun Millenial

INGAT!! Di dunia ini kita tidak pernah sendirian....

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dukun Millenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pocong, dok: Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pocong, dok: Pribadi

Salah satu makhluk gaib yang mungkin paling populer di Indonesia mungkin bisa diberikan kepada Pocong. Pasalnya, ia sangat jauh terkenal ketimbang para kerabatnya seperti kuntilanak, genderuwo, tuyul dan lainnya.

Bahkan, pocong juga dijadikan sebuah sumpah pembuktian terakhir dalam menyelesaikan banyak perkara terutama sengketa. Sumpah pocong biasanya dilakukan oleh orang yang memiliki perselisihan namun tidak menemukan titik terang sehingga sumpah ini bisa juga disebut sumpah pamungkas.

Konten Ngumpar: Sumpah Pocong

embed from external kumparan

Biasanya, para pelaku sengketa akan dibalut oleh kain kafan layaknya orang meninggal atau pocong lalu kemudian akan diberikan doa oleh mediator dalam hal ini biasanya pemuka agama atau adat setempat. Selanjutnya, para pelaku sengketa ini akan disumpah dan diberikan peringatan apabila terbukti bersalah maka nyawa taruhannya (biasanya begitu).

Namun, yang menjadi pertanyaan adalah, dari mana sumpah pocong ini berasal dan apakah sumpah ini memiliki tingkatan paling atas dibanding sumpah kepada Tuhan?

Tentu saja tidak ya sobat, karena sebagai negara yang berketuhanan, sumpah kepada Tuhan menjadi paling tinggi dan tidak ada yang menandinginya. Lalu, mengenai sejarah munculnya sumpah pocong ini juga belum bisa dibuktikan secara nyata baik daerah maupun waktu dan tahunnya kapan.

Namun, kami berspekulasi bahwa seperti pada pembahasan awal bahwa sumpah ini lahir karena kentalnya unsur mistis terutama mengenai keberadaan hantu orang yang meninggal (pocong) sehingga sumpah ini menjadi alternatif akhir karena setiap orang pasti takut akan kematian.

Ilustrasi ilmu hitam, dok: Pribadi

Selain itu, sumpah pocong juga belum bisa dibuktikan secara nyata keasliannya atau dampak dari sumpahnya tersebut merupakan murni subjektifitas tinggi dari manusia.

Kenapa bisa terjadi kematian setelah sumpah pocong? Hal ini saya rasa ada kaitannya dengan pengaruh santet, teluh dan semacamnya karena tak sedikit pelaku sumpah pocong akan melanjutkan tahapan sumpahnya dengan mengirim santet kepada lawannya sehingga orang-orang melihat bahwa sumpah ini 100% bekerja. Bagaimana pendapatmu?