Mitos Gaib Tentang Burung Perkutut

INGAT!! Di dunia ini kita tidak pernah sendirian....
Tulisan dari Dukun Millenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Burung perkutut merupakan salah satu jenis burung populer di Indonesia. Meskipun burung ini tidak memiliki kicauan yang indah, namun banyak orang yang tetap menjadikannya sebagai hewan peliharaan. Di berbagai daerah, banyak yang meyakini berbagai macam mitos dari burung perkutut. Hal itulah yang membuat banyak orang tertarik untuk memeliharanya.
Di daerah Jawa, seringkali ditemukan orang yang memelihara burung perkutut. Menurut budaya Jawa, derajat burung perkutut lebih tinggi dibandingkan jenis hewan lainnya. Selain kepopulerannya sebagai burung yang eksotis, perkutut kerap dipelihara karena mitos yang beredar tentang burung ini.
Jika kalian belum pernah mendengar, berikut adalah sejumlah mitos tentang burung perkutut.
Burung Perkutut Merupakan Hewan Gaib
Mitos yang paling populer tentang perkutut menyebutkan bahwa hewan ini adalah jelmaan dewa. Apalagi burung ini juga menjadi hewan peliharaan Prabu Brawijaya dari Majapahit. Konon katanya, burung perkutut peliharaan Prabu Brawijaya ini sebenarnya adalah jelmaan dari Pangeran Padjajaran, Joko Wangu.
Mengundang Malapetaka
Burung perkutut dianggap sebagai hewan pembawa malapetaka. Mitos ini beredar berdasarkan gambaran bentuk fisik burung perkutut yang tidak jelas. Namun hal ini belum ditentukan kebenarannya.
Mendatangkan Keberuntungan
Selain dianggap pembawa malapetaka, ternyata perkutut juga dianggap dapat mendatangkan keberuntungan. Beberapa orang percaya terhadap mitos ini. Keberuntungan bisa dirasakan jika burung perkutut bisa cocok dengan pemiliknya.
Itu dia beberapa mitos tentang burung perkutut menurut kabar yang beredar.
