Sejarah Mistis Lagu ‘Ninabobo’

INGAT!! Di dunia ini kita tidak pernah sendirian....
Tulisan dari Dukun Millenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
“Nina bobo….. oh Nina bobo….. kalau tidak bobo, digigit nyamuk…..”

(Foto: hipwee.com)
Kalian pasti sudah tidak asing lagi dengan lirik lagu pengantar tidur di atas. Ya, lagu itu merupakan lagu pengantar tidur yang sangat popular di Indonesia. Bahkan, saking populernya, dua pasang musisi dari Belanda bernama Anneke Gronloh dan Wieteke Van Dort mempopulerkan versi bahasa Belandanya di negeri mereka.
Siapa sangka, ternyata dibalik popularitasnya (mengingat kuantitas anak-anak Indonesia yang selalu dinyanyikan lagu ini sebelum tidur) ia menyimpan rahasia mistis. Ya kendati memang kebenaran dari rahasia itu masih belum terbukti, tetapi informasi seperti ini selalu menarik perhatian. Ada dua versi dari sejarah mistis tentang lagu Ninabobo: versi Helenina, dan versi Nina Mijk.
Versi Helenina Dahulu kala, hiduplah seorang anak kecil bernama Helenina. Ia hidup dalam suasana keluarga kecil yang harmonis. Bapaknya adalah seorang Belanda yang bernama Van Rodjnik dan Ibunya adalah seorang Jawa yang bernama Mustika. Kendati Helenina hidup dengan senang, ia memiliki masalah berupa penyakit susah tidur pada malam hari. Sebab itulah Ibunya sering menyanyikan beragam lagu pengantar tidur untuk Helenina.
Awalnya cara itu ampuh. Lama-kelamaan ia bukan hanya ampuh, tetapi Helenina seperti ketergantungan oleh lagu-lagu pengantar tidur. Atas saran dari suaminya, Mustika kemudian membuat sebuah lirik lagu pengantar tidur khusus untuk Helenina. Lagu itulah yang sama persis kemudian kita kenal dengan lagi Ninabobo. Lagu itu selalu dinyanyikan Mustika untuk Helenina setiap malam, hingga akhirnya Helenina meninggal karena sakit parah.
Pasca meninggalnya Helenina, Van Rodjnik sering mendengar istrinya menyanyikan lagu Ninabobo tiap malam. Ia pun menanyakan pada Mustika mengapa ia melakukan hal itu. Mustika menjelaskan bagaimana ia sering mendengar suara tangisan Helenina yang meminta Ibunya untuk menyanyikan lagu Ninabobo untuk dirinya. Saking cintanya pada anaknya itu, Mustika pun tak tega dan selalu menyanyikan lagu itu tiap malam. Hingga ajal menjemputnya.
Pasca meningganya Mustika, Van Rodjnik mengalami apa yang telah dialami istrinya itu. Ia sering mendengar tangisan Helenina dan rengekannya untuk dinyanyikan lagu Ninabobo setiap malam. Van Rodjnik pun tak kuasa, ia akhirnya melakukan apa yang telah istrinya lakukan semasa hidupnya hingga ajal menjemputnya.
Versi Nina Mijk Dahulu kala hiduplah sebuah keluarga musisi dari Belanda yang sedang mengembangkan karirnya di Indonesia. Di keluarga itu, hiduplah seorang anak perempuan yang sangat riang, ia bernama Nina Mijk. Semua berjalan dengan indah, hingga suatu malam hujan deras disertai petir dan gemuruh melanda. Saat itu, tiba-tiba Nina Mijk berubah menjadi seolah bukan dirinya.
Nina Mijk menjerit-jerit dan melipat badannya dengan lentur seperti sedang kerasukan. Kejadian itu kemudian malah terjadi setiap malam. Akhirnya dengan berat hati, Ayah dan Ibunya memutuskan untuk mengurung Nina dan mengikatnya. Hal itu dilakukan guna menghindari Nina untuk melukai dirinya sendiri yang telah menjadi kusut dan pucat.
Konon, melihat anaknya menjadi seperti itu, Ayah Nina memutuskan untuk kembali ke Belanda dan meninggalkan Nina dan istrinya di Indonesia. Pelayan-pelayan rumah pun lambat laun meninggalkan rumah itu. Hingga akhirnya tersisa Nina dan Ibunya. Sang Ibu, yang paling sabar dan setia, selalu berharap dan berdoa agar anaknya kelak sembuh dari penyakit yang aneh itu.
Suatu malam, Nina tidak mengamuk seperti biasanya. Ibunya lantas penasaran dan mencoba untuk menjenguk anaknya itu. Dilihatnya dan betapa nelangsanya hati Ibunya, malam itu sang Ibu pertama kalinya (untuk tahun-tahun terakhir) seolah melihat anaknya yang telah lama hilang. Kini Nina Nampak seperti Nina yang dulu, kendati kondisi fisik yang kusut memang tetap tak hilang dari parasnya.
Dalam kondisi itu, Nina tiba-tiba meminta ibunya untuk menyanyikan lagu pengantar tidur. Kepada Ibunya ia mengaku sangat lelah dan ingin beristirahat. Ibunya lantas menyanyikan lagu Ninabobo yang biasa kita kenal itu. Akhirnya Nina pun tertidur sangat pulas. Sangat pulas hingga ia tak pernah terbangun kembali.
