2 Cara Kerja di Jepang untuk Lulusan SMA untuk Referensi
Artikel yang membahas info seputar karier.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada beberapa cara kerja di Jepang untuk lulusan SMA. Bagi sebagian orang, bekerja di Jepang adalah impian yang sangat ingin diraih. Dengan ijazah SMA sederajat, masyarakat Indonesia sudah memiliki kesempatan untuk berkarier di Jepang.
Selain ijazah SMA, ada beberapa persyaratan lain yang harus dipenuhi. Untuk itu, cara kerja dan persyaratan kerja di Jepang perlu diketahui bagi yang ingin bekerja di Negeri Sakura.
Cara Kerja di Jepang untuk Lulusan SMA sebagai Panduan
Mengutip dari Etika Profesi, Andono, dkk (2023:130), pekerjaan dalam arti luas adalah aktivitas utama yang dilakukan oleh manusia. Sedangkan dalam arti sempit, istilah pekerjaan digunakan untuk menyebut tugas atau kerja yang menghasilkan uang bagi seseorang.
Selain bekerja di dalam negeri, lulusan SMA juga memiliki kesempatan untuk bekerja di Jepang. Berikut ini adalah beberapa cara kerja di Jepang untuk lulusan SMA.
1. Program Magang
Salah satu jalur yang paling populer untuk lulusan SMA adalah program magang di Jepang. Biasanya, program ini diadakan oleh organisasi pelatihan teknis dan memberikan kesempatan untuk bekerja di berbagai industri, misalnya konstruksi, manufaktur, pertanian, atau perikanan.
Selama mengikuti program ini, peserta akan mendapat pelatihan langsung di tempat kerja dan mendapat gaji. Umumnya, program magang berlangsung selama satu sampai tiga tahun.
2. Specified Skilled Worker (SSW) atau Tokutei Ginou
Specified Skilled Worker (SSW) atau Tokutei Ginou merupakan visa kerja yang dikeluarkan oleh pemerintah Jepang pada 2019. Visa ini bertujuan untuk mengatasi kurangnya tenaga kerja di berbagai sektor, seperti perawatan lansia, perhotelan, konstruksi, perikanan, pertanian, dan lainnya.
Untuk bisa mendapatkan visa ini, pelamar harus lulus ujian keterampilan dan ujian bahasa Jepang. Terdapat dua jenis visa SSW sebagai berikut.
SSW tipe1: Mengizinkan pekerja tinggal di Jepang selama lima tahun dan ada kemungkinan perpanjangan. Namun, pekerja tidak diperbolehkan membawa anggota keluarga dengan visa ini.
SSW tipe 2: Diperuntukkan bagi pekerja dengan keterampilan lebih tinggi di sektor tertentu. Visa ini bisa diperpanjang tanpa batas waktu dan memperbolehkan pekerja membawa anggota keluarga ke Jepang.
Syarat Mengikuti Program Magang di Jepang
Bagi yang ingin mengikuti program magang di Jepang, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sebagai berikut.
Usia antara 18-26 tahun.
Memiliki ijazah minimal SMA atau sederajat. Bagi yang bukan lulusan jurusan Keperawatan atau Teknik, wajib menyertakan sertifikat Latihan Kerja minimal 160 jam.
Berat badan proporsional.
Tinggi badan minimal 160 cm bagi pria dan 150 cm bagi wanita.
Tidak memiliki tato, tindikan selain di telinga (pria tidak diperbolehkan memiliki tindikan), tidak memiliki keterbatasan fisik atau mental, serta tidak ada masalah penglihatan.
Baca juga: 5 Pekerjaan untuk Lulusan SMA dengan Gaji yang Menjanjikan
Itulah cara kerja di Jepang untuk lulusan SMA yang perlu diketahui. Informasi tersebut dapat dijadikan acuan bagi yang ingin bekerja di Jepang. (KRI)