3 Contoh Analisis SWOT Diri Sendiri untuk Referensi
Artikel yang membahas info seputar karier.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap orang perlu mengenal dirinya sendiri agar semakin berkembang. Cara yang bisa digunakan pun beragam, seperti dengan menggunakan analisis SWOT. Bila belum tahu caranya, sejumlah contoh analisis SWOT diri sendiri bisa menjadi referensi.
Contoh-contoh ini juga bisa dibagikan kepada orang lain termasuk teman atau keluarga. Dengan demikian, akan ada lebih banyak orang yang bisa memanfaatkannya.
Contoh Analisis SWOT Diri Sendiri untuk Mengenal Pribadi Masing-Masing
Menurut buku Pengembangan Organisasi: Diagnosis dan Intervensi, Wustari L. H. Mangundjaya (2020: 93), analisis SWOT merupakan metode perencanaan strategis untuk mengevaluasi faktor-faktor yang berpengaruh dalam usaha.
Masih dalam halaman yang sama dijelaskan bahwa analisis ini terdiri dari empat unsur, yaitu kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), serta ancaman (threats).
Selain untuk mengevaluasi suatu usaha, analisis ini juga bisa digunakan untuk mengenal diri sendiri. Caranya pun serupa, yaitu dengan menganalisis kekuatan, kelamahan, peluang, serta ancaman yang dimiliki. Hasilnya seperti contoh analisis SWOT diri sendiri berikut ini.
1. Contoh Pertama
Kekuatan: Dispilin, jujur, memiliki IQ tinggi, dan bertanggung jawab
Kelemahan: Emosional, rendah diri, cepat bosan, dan konsentrasi sering terganggu
Peluang: Menjadi anggota komunitas hobi dan mempunyai banyak relasi
Ancaman: Kondisi keuangan dan keluarga tidak stabil
2. Contoh Kedua
Kekuatan: Mempunyai gelar S2, mempunyai bakat di bidang seni, dan berintegritas tinggi
Kelemahan: Sering terlambat, belum mempunyai pekerjaan tetap, dan tidak bisa mengelola keuangan dengan baik
Peluang: Mempunyai teman hingga luar negeri dan keluarga yang mendukung
Ancaman: Kondisi keuangan
3. Contoh Ketiga
Kekuatan: Suka bergaul, bisa berbaur, dan bisa tinggal di mana saja
Kelemahan: Sering tidak tepat waktu, sering melanggar janji, serta malas
Peluang: Mempunyai banyak teman dari berbagai kalangan dan keluarga harmonis
Ancaman: Kondisi keuangan masih tidak stabil
Setelah membuat analisis seperti di atas, langkah-langkah selanjutnya bisa dilakukan. Contohnya adalah memperkuat kekuatan, mengurangi kelemahan, memanfaatkan peluang, dan menanggulangi ancaman. Jadi, diri sendiri pun bisa lebih berkembang.
Baca juga: 5 Cara Memperkenalkan Diri Saat Interview Lulusan SMA bagi Para Pencari Kerja
Jadi, ada tiga contoh analisis SWOT yang bisa digunakan. Hasil dari setiap orang bisa berbeda dengan tiga contoh tersebut. Terlebih lagi, semua orang mempunyai kelebihan, kekurangan, dan keunikannya sendiri-sendiri. (LOV)