Konten dari Pengguna

3 Contoh Konfirmasi Kehadiran Interview melalui E-mail secara Sopan

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Konfirmasi Kehadiran Interview. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Foto: dok. Unsplash/Kaitlyn Baker
zoom-in-whitePerbesar
Konfirmasi Kehadiran Interview. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Foto: dok. Unsplash/Kaitlyn Baker

Konfirmasi kehadiran interview merupakan langkah penting untuk menunjukkan profesionalitas saat melamar pekerjaan. Pelamar kerja dapat mengonfirmasi kehadiran melalui platform yang sesuai dengan pesan kiriman dari HRD (Human Resources Development).

Pihak HRD perusahaan di era digital biasanya mengirim pesan atau undangan wawancara kerja melalui surat elektronik atau e-mail. Oleh karena itu, pelamar kerja perlu memperhatikan narasi e-mail yang tepat untuk mengonfirmasi kehadiran.

3 Contoh Konfirmasi Kehadiran Interview untuk Membalas E-mail dari HRD

Konfirmasi Kehadiran Interview. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Foto: dok. Unsplash/Thomas Lefebvre

Pelamar kerja yang lulus seleksi administrasi umumnya akan masuk ke tahap wawancara atau interview. Tanda pelamar lulus ke tahap tersebut adalah pihak HRD perusahaan terkait mengirimkan e-mail undangan wawancara.

Dikutip dari buku Komunikasi Bisnis: Konsep & Aplikasi, Pratminingsih dan Imanirrahma (2024: 238), wawancara adalah percakapan yang terencana dengan tujuan tertentu antara dua pihak, yaitu pewawancara dan pihak yang diwawancarai.

Ketika mendapat undangan wawancara berupa e-mail, pelamar kerja perlu melakukan konfirmasi. Berikut adalah tiga contoh narasi untuk konfirmasi kehadiran interview untuk membalas e-mail dari HRD.

1. Contoh Narasi yang Pertama

Yth. Bapak/Ibu (nama pengirim surat atau tim pengirim surat)

Terima kasih atas undangan wawancara kerja yang telah Bapak/Ibu berikan kepada saya. Saya sangat antusias terhadap undangan tersebut. Oleh karena itu, saya bersedia untuk hadir sesuai jadwal yang tercantum pada surat, yaitu:

hari, tanggal: (tanggal sesuai undangan)

waktu: (waktu sesuai undangan)

lokasi: (lokasi sesuai undangan)

Demikian konfirmasi saya terhadap undangan wawancara Bapak/Ibu. Saya siap memberikan kontribusi terbaik untuk perusahaan ini.

Hormat saya,

(Nama lengkap)

(nomor telepon)

2. Contoh Narasi yang Kedua

Yth. Bapak/Ibu (nama pengirim surat atau tim pengirim surat)

Sehubungan dengan surat undangan wawancara kerja yang telah Bapak/Ibu kirimkan, saya ingin mengonfirmasi kehadiran. Saya, (nama lengkap) selaku pelamar kerja untuk posisi (nama posisi) bersedia untuk menghadiri wawancara pada,

hari, tanggal: (tanggal sesuai undangan)

waktu: (waktu sesuai undangan)

lokasi: (lokasi sesuai undangan)

Saya sangat menghargai kesempatan ini untuk berdiskusi secara lebih lanjut mengenai posisi (nama posisi) di perusahaan (nama perusahaan). Sekian konfirmasi kehadiran saya, terima kasih atas waktu serta perhatian Bapak/Ibu.

Hormat saya,

(Nama lengkap)

(nomor telepon)

3. Contoh Narasi yang Ketiga

Yth. Bapak/Ibu (nama pengirim surat atau tim pengirim surat)

Bersama surat elektronik ini saya, (nama lengkap) menyatakan bahwa saya siap menghadiri undangan wawancara kerja Bapak/Ibu. Saya akan hadir sesuai agenda yang telah tercantum dalam surat undangan, yaitu:

hari, tanggal: (tanggal sesuai undangan)

waktu: (waktu sesuai undangan)

lokasi: (lokasi sesuai undangan)

Saya sangat menghargai kepercayaan Bapak/Ibu. Oleh karena itu, saya tidak sabar untuk melakukan diskusi secara lebih lanjut mengenai posisi (nama posisi) di (nama perusahaan) bersama Bapak/Ibu.

Demikian konfirmasi kehadiran wawancara saya. Terima kasih atas waktu serta perhatian Bapak/Ibu.

Hormat saya,

(Nama lengkap)

(nomor telepon)

Baca juga: 6 Kerja Online Tanpa Modal yang Bisa Dilakukan di Rumah

Pelamar kerja dapat menuliskan e-mail lain selain tiga contoh konfirmasi kehadiran interview dalam uraian di atas. Hal yang penting adalah selalu menyertakan salam, mengutamakan kesopanan serta menggunakan bahasa baku saat mengirim pesan ke perusahaan. (AA)