3 Kota Idaman untuk Pensiun dan Slow Living di Indonesia
Artikel yang membahas info seputar karier.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Beberapa orang yang telah pensiun mempunyai keinginan untuk memulai hidup slow living. Kota idaman untuk pensiun dan slow living di Indonesia mencakup banyak pilihan.
Beberapa di antaranya ada di wilayah Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Kota tersebut menjadi idaman beberapa orang karena suasananya yang relatif tenang alias terhindar dari hiruk pikuk kehidupan di kota metropolitan.
3 Pilihan Kota Idaman untuk Pensiun dan Slow Living di Indonesia
Slow living merupakan gaya kehidupan yang populer, baik di kalangan pemuda maupun pensiunan. Gaya tersebut menjadi populer karena menawarkan konsep kehidupan yang sederhana serta berkualitas.
Dikutip dari buku Slow Living, Parkins dan Geoffrey (2006: 51), slow living (hidup lambat) bukan sekadar respons individu terhadap tekanan temporal dan kesenjangan kehidupan global sehari-hari, konsep tersebut juga memiliki sejumlah manifestasi kolektif.
Beberapa contoh adalah manifestasi hidup dengan menikmati aktivitas, mulai dari bangun tidur, memasak, makan, bekerja, melakukan hobi, hingga kembali beristirahat. Guna mewujudkan kehidupan seperti itu, banyak orang memilih kota tertentu.
Berikut ini adalah tiga contoh kota idaman untuk pensiun dan slow living di Indonesia beserta gambaran suasananya.
1. Kota Malang
Malang merupakan kota di wilayah Jawa Timur yang kerap menjadi tujuan tempat tinggal pada masa pensiun. Beberapa kelebihan Kota Malang adalah kondisi cuaca yang cenderung sejuk serta biaya hidup yang relatif terjangkau.
Biaya hidup di Kota Malang berkisar antara Rp2.500.000 – Rp3.000.000 untuk kebutuhan makan, minum, transportasi, dan kebutuhan pokok bulanan. Selain biaya hidup, keberadaan tempat wisata di wilayah kabupatennya pun turut menjadi daya tarik.
2. Kota Surakarta
Surakarta merupakan kota di wilayah Jawa Tengah yang juga menjadi tujuan beberapa pensiunan. Kota tersebut memiliki cuaca yang relatif cerah dan suhu yang cenderung hangat. Kisaran suhu di kota tersebut adalah sekitar 31°C – 32 °C.
Kota Surakarta juga kerap menjadi tujuan tempat tinggal pada masa pensiun karena lokasi yang strategis. Luas kota sekitar 44 km² membuatnya memiliki akses ruang publik yang dekat, seperti rumah sakit, sekolah, universitas, hingga taman kota.
3. Kota Tasikmalaya
Tasikmalaya menjadi tujuan tempat tinggal bagi banyak orang yang menyukai lingkungan sejuk. Suhu yang berkisar antara 21°C – 27°C. Wilayah tersebut juga relatif subur, sehingga dapat menjadi tempat untuk menyalurkan hobi menanam.
Beberapa tanaman yang dapat tumbuh di Tasikmalaya, yaitu semangka, blewah, cengkeh, kayu manis, umbi-umbian, serta padi. Selain itu, Tasikmalaya juga memiliki wilayah kabupaten dengan objek wisata alam berupa pantai dan gunung.
Baca juga: 5 Usaha untuk Suami Istri di Masa Pensiun agar Produktif
Tiga poin di atas merupakan contoh kota idaman untuk pensiun dan slow living di Indonesia. Selain kota tersebut, setiap orang dapat memilih tempat yang sesuai dengan preferensi masing-masing misalnya di kota-kota selain Pulau Jawa. (AA)