3 Pekerjaan Paruh Waktu untuk Ibu Menyusui dengan Waktu yang Fleksibel
Artikel yang membahas info seputar karier.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pekerjaan paruh waktu untuk ibu menyusui banyak dicari. Hal ini karena bagaimanapun sang ibu tidak ingin mengorbankan waktu bersama buah hati tetapi ingin tetap berpenghasilan.
Pekerjaan yang fleksibel adalah kunci untuk tetap mendapatkan waktu bersama buah hati dan menghasilkan finansial. Tentunya ada beberapa pilihan pekerjaan yang harus dipilih untuk menemukan yang cocok antara jam menyusui dan tidur bayi yang tidak dapat diprediksi.
Rekomendasi Pekerjaan Paruh Waktu Untuk Ibu Menyusui
Mengutip dari buku Merawat Bayi Tanpa Baby Sitter, Yunisa Priyono (2010:77), kebutuhan gizi wanita menyusui akan meningkat 25% dibandingkan gizi wanita tidak menyusui. Peningkatan gizi ini diperlukan untuk tetap mempertahankan produksi ASI, sehingga bayi dapat menikmati ASI eksklusif.
Bagi yang para ibu baru yang ingin tetap bekerja sambil mengurus bayi, berikut adalah pekerjaan paruh waktu untuk ibu menyusui.
1. Penulis Lepas atau Penerjemah Freelance
Banyak peluang menjadi penulis lepas atau penerjemah freelance dalam dunia digital. Pekerjaan ini dapat dikerjakan di rumah dengan jam kerja yang dapat disesuaikan, sehingga ibu dapat membagi waktu antara bayi tidur atau ketika tersedia waktu luang.
Kebutuhan untuk mendapatkan terjemah dan tulisan dengan kualitas yang baik dan terus meningkat, sehingga pekerjaan ini masih banyak diminati. Platform freelance juga sangat beragam, sehingga memudahkan ibu dalam mencari pekerjaan secara digital.
2. Membuat dan Menjual Produk Makanan atau Kerajinan Tangan
Bagi ibu yang memiliki keahlian dalam bidang kuliner memasak, baking, atau kerajinan tangan, dapat mempertimbangkan untuk membuat dan menjual produknya. Apalagi kemungkinan untuk mengatur waktu antara produksi juga dapat diperkirakan.
Ibu dapat menjual kue kering, cake, makanan frozen, hingga rajutan. Jika ini berkelanjutan dan memiliki pasar yang semakin meluas, ibu dapat mempertahankan dan menjadikannya bisnis yang berkelanjutan.
3. Menjadi Guru Les Privat
Untuk ibu yang memiliki latar belakang pendidikan atau keahlian tertentu, menjadi guru privat juga dapat dipertimbangkan. Jadwal les dapat diatur dengan ibu dan murid, sehingga ibu juga dapat menyesuaikan dengan kebiasaan jam tidur buah hati.
Pembelajaran dapat juga dilakukan secara online ataupun datang ke rumah, sehingga memangkas waktu perjalanan. Mata pelajaran yang diajarkan beragam, tergantung apa yang diminati murid, dan keterampilan guru, seperti musik atau bahasa, hingga pelajaran umum lainnya.
Baca juga: 5 Cara Mengatur Keuangan di Usia 25 Tahun Secara Efektif
Mencari pekerjaan paruh waktu untuk ibu menyusui adalah menggabungkan antara kebutuhan pribadi dan profesional. Bagaimana dapat mengatur waktu antara pekerjaan dan kedekatan mengasihi buah hati. Dengan opsi di atas, ibu dapat dengan fleksibel berkarir tanpa mengorbankan waktu bersama buah hati. (KIA)