Konten dari Pengguna

3 Pekerjaan untuk Usia 60 Tahun ke Atas supaya Produktif di Masa Tua

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pekerjaan untuk Usia 60 Tahun ke Atas. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Foto: dok. Unsplash/Andrew Keymaster
zoom-in-whitePerbesar
Pekerjaan untuk Usia 60 Tahun ke Atas. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Foto: dok. Unsplash/Andrew Keymaster

Pekerjaan untuk usia 60 tahun ke atas mencakup banyak pilihan seiring dengan keberadaan teknologi. Selain itu, orang usia 60 tahun ke atas di masa sekarang juga tetap dapat produktif seiring dengan kemampuannya dalam menjaga kesehatan tubuh.

Keadaan itu membuat usia 60 tahun ke atas atau lansia (lanjut usia) tetap dapat bekerja, meskipun sudah pensiun dari pekerjaan profesional di kantor. Contoh pekerjaan untuk lansia adalah membuka usaha di bidang kuliner.

3 Pekerjaan untuk Usia 60 Tahun ke Atas, Tetap Produktif Meski Sudah Pensiun

Pekerjaan untuk Usia 60 Tahun ke Atas. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Foto: dok. Unsplash/Mariia Chalaya

Usia 60 tahun di masa sekarang tidak lagi menjadi batasan untuk tetap produktif, meskipun sudah pensiun. Orang usia 60 tahun ke atas tetap dapat aktif bekerja dan produktif dengan memilih pekerjaan yang tepat.

Berikut ini adalah tiga referensi pekerjaan untuk usia 60 tahun ke atas, mulai dari buka usaha hingga menjadi konsultan.

1. Buka Usaha Roti dan Kue

Usaha roti dan kue merupakan pekerjaan yang cocok untuk orang usia 60 tahun ke atas dengan hobi baking. Namun, usaha roti dan kue di masa sekarang tidak dapat berkembang jika hanya mengandalkan promosi manual.

Berdasarkan kondisi itu, lansia dapat melakukan kolaborasi dengan anak, cucu, atau generasi muda untuk mengelola serta mempromosikan usaha roti dan kue tersebut. Kolaborasi membantu lansia dapat terus aktif berinteraksi dan produktif membuat kudapan.

2. Jadi Influencer

Dikutip dari buku Digital Marketing Specialist, Estede, dkk. (2025: 63), influencer adalah pribadi dengan jumlah pengikut yang signifikan di media sosial. Lansia juga dapat mencoba peruntungan menjadi influencer dengan memanfaatkan berbagai media sosial.

Lansia dapat memulai usaha menjadi influencer dengan beberapa cara, yaitu:

  • Membuat konten tentang keseharian hidup sebagai lansia.

  • Membuat konten hiburan sesuai hobi, misalnya menyanyi, memasak, atau melakukan aktivitas kebun.

  • Mencoba menjadi pemasar afiliasi.

3. Jadi Konsultan

Dikutip dari buku Pengantar Pariwisata, Ismayanti (2010: 119), jasa konsultan adalah jasa berupa saran atau nasihat yang diberikan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang timbul. Lansia dapat menjadi konsultan sesuai dengan bidang keahliannya.

Beberapa contoh jasa konsultan sesuai bidang keahlian, yaitu:

  • Konsultan keuangan bagi lansia yang merupakan seorang ahli dan memiliki latar pekerjaan di bidang keuangan.

  • Konsultan pendidikan bagi lansia yang memiliki keahlian dan pengalaman mumpuni di bidang pendidikan.

Baca juga: 4 Pekerjaan yang Cocok untuk Wanita Usia 50 Tahun agar Tetap Produktif

Pekerjaan untuk usia 60 tahun ke atas mempunyai berbagai macam pilihan. Setiap lansia dapat memilih pekerjaan yang sesuai dengan pengalaman kerja, kemampuan, serta hobi supaya tetap aktif dan produktif. (AA)