3 Pengalaman Organisasi yang Dilirik oleh HRD ketika Melamar Pekerjaan
Artikel yang membahas info seputar karier.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam proses rekrutmen karyawan, ada beberapa hal yang biasanya menjadi pertimbangan HRD. Salah satunya adalah pengalaman organisasi. Ada beberapa pengalaman organisasi yang dilirik oleh HRD ketika melamar pekerjaan.
Pengalaman organisasi ini bisa dicantumkan di curriculum vitae. CV merupakan salah satu dokumen yang pertama kali dilihat oleh HRD untuk memberikan penilaian apakah kandidat cocok dengan posisi yang dicari atau tidak.
3 Pengalaman Organisasi yang Dilirik oleh HRD
Pengalaman organisasi merupakan hal yang sering menjadi pertimbangan HRD dalam menilai pelamar kerja. Salah satu alasannya karena pengalaman organisasi bisa melatih kemampuan dalam bekerja sama dengan tim.
Setiap organisasi membutuhkan kolaborasi antaranggota untuk mencapai tujuan bersama. Pelamar yang aktif dalam organisasi biasanya telah terbiasa berkoordinasi, berdiskusi, dan menyelesaikan konflik sehingga berguna ketika bekerja nanti.
Berikut ini adalah beberapa pengalaman organisasi yang dilirik oleh HRD yang bisa dicantumkan di CV ketika melamar pekerjaan. dikutip dari buku Sukses Melamar Pekerjaan Lewat Internet, Jarot Setyaji.
1. Organisasi Kemahasiswaan
Aktivitas di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), himpunan jurusan, atau unit kegiatan mahasiswa (UKM) menunjukkan keterlibatan aktif dalam lingkungan kampus. Posisi strategis, seperti ketua atau bendahara, membuktikan kemampuan mengelola sumber daya dan memimpin proyek.
2. Komunitas atau Relawan
Keterlibatan dalam komunitas sosial, lingkungan, atau kegiatan relawan mencerminkan kepedulian terhadap isu-isu sosial. HRD sering melihat ini sebagai tanda bahwa pelamar memiliki empati tinggi dan mampu bekerja dengan beragam latar belakang.
3. Kepanitiaan Event
Pengalaman menjadi panitia dalam seminar, lomba, atau acara besar membuktikan kemampuan logistik, negosiasi, dan problem-solving. HRD biasanya tertarik pada kandidat yang pernah mengoordinasikan acara dengan banyak peserta dan stakeholder.
Agar pengalaman organisasi memberikan dampak maksimal, penting untuk menyajikannya secara strategis dalam Curriculum Vitae (CV). Caranya adalah menjelaskan terkait dengan fokus pada pencapaiannya bukan hanya masalah jabatan.
Sebagai contoh daripada sekadar menulis "Anggota Divisi Acara BEM 2024", lebih baik jelaskan kontribusi nyata, seperti mengoordinasikan acara tahunan dengan 500 peserta, berhasil mendapatkan sponsor dari lima perusahaan, dan mencapai target dana Rp50.000.000.
Baca juga: 3 Pekerjaan dengan Gaji Tinggi Tanpa Gelar Sarjana untuk Acuan
Itulah beberapa pengalaman organisasi yang dilirik oleh HRD dan bisa dicantumkan di CV ketika melamar pekerjaan. (WWN)