Konten dari Pengguna

3 Pertanyaan Jebakan Inteview HRD dan Contoh Jawaban untuk Pelamar Kerja

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pertanyaan Jebakan Inteview HRD. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Mina Rad
zoom-in-whitePerbesar
Pertanyaan Jebakan Inteview HRD. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Mina Rad

Panggilan untuk interview adalah momen yang ditunggu oleh para pelamar kerja. Agar interview berjalan lancar, pelamar perlu mempelajari pertanyaan jebakan inteview HRD dan contoh jawabannya.

Biasanya, ada banyak pertanyaan yang diajukan dalam interview. Beberapa pertanyaan tersebut ada yang bersifat menjebak sehingga harus dijawab dengan hati-hati.

Pertanyaan Jebakan Inteview HRD dan Contoh Jawabannya

Pertanyaan Jebakan Inteview HRD. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Tim Gouw

Dikutip dari Sukses Wawancara Kerja, Rahmawati (2008:2), wawancara kerja adalah suatu tahapan dari serangkaian tes yang berhubungan dengan perekrutan tenaga kerja. Pelamar harus mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi wawancara atau interview.

Tidak jarang perekrut akan memberikan pertanyaan jebakan. Agar lebih siap, berikut ini beberapa pertanyaan jebakan inteview HRD dan contoh jawabannya yang bisa dipelajari.

1. Ceritakan tentang Dirimu

Salah satu pertanyaan menjebak yang sering dilontarkan adalah “Ceritakan tentang dirimu.” Sebagian pelamar kerja menjawab dengan di mana mereka sekolah, tinggal, dan kesibukan saat ini. Jawaban yang lebih tepat adalah pengalaman dan pencapaian yang telah diraih sebelumnya.

Contoh jawaban:

“Perkenalkan, saya Ari Putra Anggara dan bisa dipanggil Ari. Saya adalah lulusan baru dari UNJ jurusan Ilmu Komunikasi. Meskipun baru lulus, saya sudah memiliki pengalaman sebagai Digital Marketer, khususnya dalam bidang social media dan website selama kurang lebih 1 tahun melalui magang dan freelance. Saya cepat beradaptasi dan suka mempelajari hal baru, baik secara literasi maupun praktik langsung.”

2. Mengapa Kamu Ingin Kerja di Sini?

Pertanyaan ini diajukan rekruter karena ingin mengetahui sejauh mana pengetahuan pelamar kerja tentang perusahaan yang dilamar. Oleh sebab itu, pelamar harus melakukan riset perusahaan dengan baik.

Contoh jawaban:

“Saya melamar kerja di perusahaan ini karena saya menemukan posisi Digital Marketer yang memang sedang saya incar. Posisi Digital Marketer ini sesuai dengan kualifikasi dan kemampuan yang saya miliki sehingga saya yakin dapat berkontribusi dengan baik dan mengerjakan tugasnya secara maksimal. Saya juga sudah mencari tahu lebih lanjut tentang perusahaan, saya merasa memiliki visi dan misi yang sejalan. Saya juga mempelajari bagaimana kultur kerja di perusahaan melalui akun media sosial perusahaan dan saya tertarik dengan budaya kerja di sini.”

3. Mana yang Lebih Penting, Karier atau Keluarga?

Pertanyaan selanjutnya adalah, “Mana yang lebih penting, karier atau keluarga?” Pertanyaan ini sering membuat pelamar kebingungan karena keduanya sama-sama penting. Meskipun demikian, pelamar harus bisa memilih salah satu.

Contoh jawaban:

“Saya adalah bagian penting dari keluarga saya. Orang tua saya telah membesarkan saya dengan baik hingga saat ini sehingga saya sangat berterima kasih atas hal tersebut. Bagi saya, keluarga adalah prioritas tertinggi saya. Dengan pemikiran ini, saya selalu berusaha untuk menyeimbangkan kehidupan kerja dan keluarga. Saat sedang di kantor, saya akan fokus menyelesaikan pekerjaan sehingga saya harus disiplin supaya tugas dapat selesai tepat waktu. Dengan begitu, saya tidak perlu menyelesaikan pekerjaan di rumah karena di rumah adalah waktunya menghabiskan waktu dengan keluarga secara maksimal.”

Baca juga: 3 Contoh Konfirmasi Kehadiran Interview melalui E-mail secara Sopan

Sekian beberapa pertanyaan jebakan inteview HRD dan contoh jawabannya untuk dipelajari pelamar kerja. Semoga bermanfaat. (KRI)