4 Cara Mengatasi Turnover Karyawan yang Tinggi di Perusahaan
Artikel yang membahas info seputar karier.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Turnover karyawan yang tinggi mejadi salah satu masalah serius yang harus segera dibenahi oleh perusahaan. Oleh sebab itu, perusahaan harus mengetahui bagaimana cara mengatasi turnover karyawan yang tinggi.
Jika ingin mendapatkan solusi terbaik mengatasi masalah ini, maka hal pertama yang harus dilakukan perusahaan adalah melakukan analisis terkait dengan penyebab turnover yang tinggi. Hal tersebut karena ada banyak faktor yang membuat angka turnover di perusahaan tinggi.
4 Cara Mengatasi Turnover Karyawan yang Tinggi di Perusahaan untuk Referensi
Dikutip dari buku Memahami Aspek Pengelolaan SDM, Justine T Sirait, turnover bisa diartikan sebagai indeks stabilitas tenaga kerja atau karyawan. Salah satu yang menjadi masalah adalah indeks ini terlalu tinggi.
Berikut ini adalah beberapa cara mengatasi turnover karyawan yang tinggi di perusahaan yang bisa dijadikan referensi. Penanganan yang tepat akan membuat perusahaan tidak mengalami kerugian yang besar.
1. Membangun Suasana Kerja yang Nyaman dan Kondusif
Suasana kerja yang nyaman dan kondusif menjadi faktor penting dalam meningkatkan retensi karyawan. Lingkungan kerja yang mendukung dapat menurunkan tingkat turnover secara signifikan.
Cara ini bisa dilakukan dengan melengkapi berbagai fasilitas penunjang serta melakukan pendekatan terhadap para karyawan sehingga suasana kerja jadi lebih nyaman.
2. Memberikan Apresiasi kepada Karyawan
Apresiasi terhadap kinerja karyawan merupakan salah satu cara efektif untuk meningkatkan loyalitas. Bentuk apresiasi tidak harus berupa hadiah besar, melainkan dapat berupa ucapan terima kasih atau ajakan makan siang bersama.
Pengakuan sederhana ini mampu membuat karyawan merasa dihargai sehingga mendorong keinginan untuk tetap bertahan di perusahaan.
3. Memberikan Hak Karyawan
Pemenuhan hak karyawan sesuai janji saat rekrutmen sangat berpengaruh terhadap tingkat turnover. Jika terdapat komitmen, seperti kenaikan gaji setelah periode tertentu, pemenuhan janji tersebut harus dilaksanakan.
Kegagalan dalam memenuhi hak karyawan dapat mengikis loyalitas dan memicu banyak karyawan yang mengundurkan diri.
4. Memberikan Jenjang Karier yang Jelas
Ketidakjelasan jenjang karier sering menjadi alasan karyawan memutuskan untuk mengundurkan diri. Perusahaan perlu menyusun sistem evaluasi berkala untuk mengidentifikasi karyawan berprestasi.
Baca juga: 4 Usaha Sampingan Karyawan Pabrik untuk Menambah Cuan
Turnover karyawan yang tinggi bukanlah masalah yang tidak bisa diatasi. Cara mengatasi turnover karyawan yang tinggi di perusahaan yang benar dan sesuai masalah yang terjadi bisa mencegah perusahaan dari kerugian. (WWN)