Konten dari Pengguna

4 Cara Menjadi Freelance UI/UX yang Sukses

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Menjadi Freelance UI/UX. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/UX Indonesia
zoom-in-whitePerbesar
Cara Menjadi Freelance UI/UX. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/UX Indonesia

Aplikasi dan situs website berlomba-lomba mengedepankan desain UI/UX untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Tak mengherankan apabila profesi UI/UX designer kini semakin diminati. Untuk memulai karier tersebut, langkah pertama yang dapat dilakukan adalah memahami cara menjadi freelance UI/UX.

Menjadi seorang freelancer di bidang UI/UX membutuhkan pemahaman kuat mengenai desain antarmuka. Selain itu, harus memahami pengalaman pengguna saat menggunakan aplikasi atau situs website.

Cara Menjadi Freelance UI/UX Designer

Cara Menjadi Freelance UI/UX. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash /UX Indonesia

Dikutip dari Book Production Practice (Monograf): Asst by Artificial Inteligent, Komarudin, et al. (2025:40), UI (User Interface) dan UX (User Experience) merupakan elemen kunci dalam pengembangan produk digital yang menentukan bagaimana produk tersebut diterima oleh pengguna.

Desain UI/UX yang efektif dapat meningkatkan pengalaman pengguna dengan membuat interaksi yang menarik, efisien, serta intuitif. Oleh karena itu, aplikasi dan situs website banyak yang mengedepankan desain UI/UX.

Hal ini membuat profesi sebagai UI/UX designer baik itu posisi full-time maupun freelance banyak dicari oleh perusahaan. Prospek kerja yang baik tersebut tentunya menarik minat banyak orang untuk berkarier sebagai UI/UX designer.

Namun, sebelum memutuskan untuk menjadi UI/UX designer, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Berikut cara menjadi freelance UI/UX yang sukses.

1. Mengasah Keterampilan

Sebelum mencari lowongan kerja sebagai UI/UX designer, pastikan untuk mengasah keterampilan. Misalnya dengan mempelajari tools desain Figma, Sketch, atau Adobe XD. Selain itu, calon UI/UX designer juga dapat mengikuti bootcamp untuk menambah pengetahuan dan keterampilan.

2. Membangun Portofolio yang Kuat

Setelah memiliki keterampilan yang mumpuni, buat portofolio. Portofolio adalah kunci untuk menarik calon klien. Di dalam portofolio, sertakan proyek atau mock up design yang pernah dibuat.

3. Gunakan Platform Freelance

Saat ini ada banyak platform freelance yang dapat digunakan. Seperti Upwork, Fiverr, Freelancer, dan lain sebagainya. Melalui platform tersebut, UI/UX designer dapat mencari klien atau proyek.

4. Bangun Jaringaan

UI/UX designer dapat bergabung dengan komunitas. Bergabung dengan komunitas berfungsi untuk membangun jaringan dan mendapatkan wawasan. Selain itu, aktif di media sosial dengan menampilkan karya agar menarik calon klien.

Baca juga: Apa Itu UI/UX? Ini Penjelasannya dan Skill yang Wajib Dikuasai

Itu tadi adalah empat cara menjadi freelance UI/UX designer. Agar mendapatkan klien, jangan lupa untuk terus belajar, beradaptasi, mengikuti tren, dan perbarui portofolio secara berkala. (FAR)